Mengenal HIV Dan Hepatitis B, Serupa Tapi Tak Sama

REINHA.com – HIV/AIDS dan Hepatitis B merupakan peyakit yang berbahaya dan dapat mengancam jiwa penderitanya. Kedua penyakit ini sama-sama ditularkan melalui virus. Angka kejadian dari penyakit HIV/AIDS dan Hepatitis B ini pun masih tinggi.
Sekitar 600.000 orang meninggal setiap tahun karena menderita Hepatitis B akut atau kronis. Laporan Kasus HIV-AIDS di Indonesia sampai dengan Desember 2016, yang diterima dari Ditjen PP & PL, berdasarkan surat Direktur Jenderal P2PL, dr. H.M. Subuh, MPPM tertanggal 18 Mei 2016 menyebutkan bahwa dari bulan Oktober sampai dengan Desember 2016 jumlah infeksi HIV yang dilaporkan sebanyak 13.287 orang dan jumlah AIDS dilaporkan sebanyak 3.812 orang.
(Baca juga: Sekilas Tentang Panu, Penyakit Kulit Yang Paling Banyak Menyerang Laki-laki)
Cara penularan dari kedua penyakit ini pun pastilah sangat berbahaya mengingat angka kejadian dari penyakit-penyakit ini sangat tinggi. Penularan dari penyakit HIV/AIDS dan Hepatitis B sangatlah mirip.
HIV/AIDS menular dengan cara bergonta ganti pasangan dalam hubungan seksual tanpa menggunakan pengaman, melalui jarum suntik yang sebelumnya telah digunakan oleh penderita HIV/AIDS, wanita penderita HIV/AIDS yang sedang mengandung bisa menularkan penyakitnya kepada janin yang dikandungnya melalui plasenta, dalam kasus-kasus tertentu bisa terjadi penularan berupa pendonor darah ataupun pendonor organ (transplantasi organ) mengidap penyakit ini, bersentuhan antara luka dengan luka penderita HIV/AIDS, berciuman dengan penderita penyakit ini pun bisa tertular bila bibir, gigi, dan gusi terdapat sariawan atau luka.
(Lihat Video: Kepala Wanita India Ini Penuh Belatung)
Sama halnya dengan Hepatitis B, penyakit ini ditularkan kepada orang lain apabila darah atau cairan tubuh (misalnya air liur, air mani dan cairan vagina) yang berisi virus hepatitis B memasuki tubuh seseorang melalui : kulit pecah, selaput lendir, aliran darah (bersama-sama menggunakan alat suntik yang telah dipakai si pengidap penyakit/yang terinfeksi), berhubungan kelamin dengan orang yang terinfeksi tanpa menggunakan pengaman, dan dapat ditularkan kepada bayi pada saat lahir dari ibu yang terinfeksi.
Dikutip dari www.cdc.gov Hepatitis B General Information, bahwa Hepatitis B tidak menular melalui menyusui, saling berbagi alat dan tempat makan, berpelukan, berciuman, memegang tangan, batuk ataupun bersin. Tidak seperti tipe Hepatitis lainnya, Hepatitis B juga tidak menular melalui makanan atau air yang terkontaminasi.
Seseorang yang menderita HIV/AIDS akan sangat mudah mengidap penyakit Hepatitis B, namun penderita Hepatitis B belum tentu mengidap HIV/AIDS. Hal ini bisa terjadi karena sistem kekebalan tubuh penderita HIV/AIDS mengalami penurunan drastis sehingga baik.
# Mengenal HIV Dan Hepatitis B, Serupa Tapi Tak Sama (jmw-reinha)


