Kehilangan Yerusalem, ISIS Umumkan Perang Terhadap Hamas

Kehilangan Yerusalem, ISIS Umumkan Perang Terhadap Hamas

Kehilangan Yerusalem, ISIS Umumkan Perang Terhadap Hamas
SITE Intelligence Group

REINHA.com – Kelompok ekstremis Negara Islam (ISIS) di Mesir telah mendesak pendukungnya untuk berperang melawan Hamas melalui sebuah video eksekusi terbaru. Pengumuman perang tersebut dikarenakan kegagalan ISIS untuk mempertahankan Yerusalem setelah pengakuan Washington yang menyatakan kota tersebut sebagai ibukota Israel.

Video berdurasi 22 menit tersebut diduga dirilis oleh afiliasi ISIS di Semenanjung Sinai dan disebarkan oleh Jihadist-monitoring SITE Intelligence Group. Video dimulai dengan cuplikan pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 6 Desember 2017 yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. Kemudian diakhiri dengan cuplikan eksekusi seorang mantan anggota ISIS yang mengenakan jumsuit oranye.

Korban eksekusi dalam video tersebut, yang bernama Musa Abu Zamat, dituduh telah melakukan penyelundupan senjata ke sayap militer Hamas dari Mesir. Seorang pengkhotbah ISIS, bernama Abu Kazem al-Maqdisi, yang berasal dari Gaza sendiri, meminta para pengikut ISIS untuk menyerang lokasi dan gedung pengadilan Hamas di Jalur Gaza.

(Baca juga: Para Ahli: ISIS Akan Tetap Menjadi Ancaman Pada Tahun 2018)

Hamas juga dipersalahkan atas kerja sama dengan negara-negara Barat dan memerangi orang-orang Yahudi hanya di Israel. Beberapa menit kemudian pria tersebut dieksekusi dengan tembakan ke kepala. Teroris yang melakukan eksekusi tersebut diidentifikasi dalam laporan berita sebagai Muhammad al-Dajani, mantan anggota cabang militer Hamas di Gaza.

Hamas, penguasa de facto yang memerintah di Jalur Gaza, telah menyerukan intifada atau pemberontakan baru melawan Israel setelah pengumuman Trump. Pertarungan untuk pemberontakan baru memacu pemberontakan massal, di mana pasukan keamanan Israel menggunakan amunisi, peluru karet, dan gas air mata untuk memadamkan kerusuhan besar tersebut. Pada hari Kamis, juru bicara Hamas Salah Bardawil membanting video ISIS sebagai produksi Zionis di mana alat-alat Arab berpartisipasi untuk mendistorsi perlawanan.

# Kehilangan Yerusalem, ISIS Umumkan Perang Terhadap Hamas (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.