Ahli Fisika Dan Kosmologi Stephen Hawking Meninggal Dunia

Ahli Fisika Dan Kosmologi Stephen Hawking Meninggal Dunia

Ahli Fisika Dan Kosmologi Stephen Hawking Meninggal Dunia
Stephen Hawking – ABC7

REINHA.com – Stephen Hawking yang dikenal sebagai seorang fisikawan dan ahli kosmologi dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (14/3) dini hari di usia 76 tahun. Kabar ini pertama kali diungkapkan oleh Lucy, Robert, dan Tim yang merupakan anak dari Hawking.

“Kami berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ayah kami pada hari ini. Kami akan merindukannya selamanya,” tulisnya dalam keterangan resmi seperti dilansir Sky.

“Dia adalah ilmuwan hebat dan pria luar biasa yang ide dan warisannya akan diteruskan selama bertahun-tahun”.

Stephen Hawking lahir pada 8 Januari 1942 dari pasangan Dr. Frank Hawking, seorang biolog, dan Isobel Hawking. Ia memiliki dua saudara kandung, yaitu Philippa dan Mary, dan saudara adopsi, Edward. Orang tua Hawking tinggal di London Utara dan pindah ke Oxford ketika ibu Hawking sedang mengandung dirinya untuk mencari tempat yang lebih aman.

(Baca juga: Besok, Badai Matahari Besar Akan Menghantam Bumi)

Fisikawan ini menikah dua kali. Pertama dengan Jane Wilde, seorang murid bahasa, pada tahun 1965. Jane Hawking mengurusnya hingga perceraian mereka pada tahun 1991. Mereka bercerai karena tekanan ketenaran dan meningkatnya efek penyakit Hawking. Mereka telah dikaruniai tiga anak yakni Robert (lahir 1967), Lucy (lahir 1969), dan Timothy (lahir 1979).

Hawking lalu menikahi perawatnya, Elaine Mason (sebelumnya menikah dengan David Mason, perancang komputer bicara Hawking), pada tahun 1995. Pada Oktober 2006, Hawking bercerai dari istri keduanya.

Ia dikenal akan sumbangannya di bidang fisika kuantum, terutama karena teori-teorinya mengenai teori kosmologi, gravitasi kuantum, lubang hitam, dan radiasi Hawking. Salah satu tulisannya adalah A Brief History of Time, yang tercantum dalam daftar bestseller di Sunday Times London selama 237 minggu berturut-turut. Pada tahun 2010, Hawking bersama Leonard Mladinow menyusun buku The Grand Design.

Meskipun mengalami tetraplegia (kelumpuhan) karena sklerosis lateral amiotrofik, karier ilmiahnya terus berlanjut selama lebih dari empat puluh tahun. Buku-buku dan penampilan publiknya menjadikan ia sebagai seorang selebritis akademik dan teoretikus fisika yang termasyhur di dunia.

Kisah hidup Hawking sempat diangkat ke dalam film layar lebar ‘The Theory of Everything’ yang dibintangi Eddie Redmayne pada tahun 2014.

# Ahli Fisika Dan Kosmologi Stephen Hawking Meninggal Dunia

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.