Bernie Sanders Berusaha Mengakhiri Dukungan AS Untuk Arab Saudi Di Yaman

Bernie Sanders Berusaha Mengakhiri Dukungan AS Untuk Arab Saudi Di Yaman

Bernie Sanders Berusaha Mengakhiri Dukungan AS Untuk Arab Saudi Di Yaman
Yaman 22 Februari 2018. © Stringer / Reuters

REINHA.com – Tiga senator Amerika Serikat telah mengusulkan sebuah resolusi yang akan memaksa Senat untuk memberikan suara pada dukungan AS untuk Arab Saudi dalam perang Yaman. Konflik tersebut telah memicu krisis kemanusiaan terbesar di dunia, menurut PBB.

Senator Bernie Sanders (I-Vermont), Mike Lee (R-Utah) dan Chris Murphy (D-Connecticut) memperkenalkan sebuah resolusi bersama bipartisan pada hari Rabu. Dimana mereka menyerukan penghapusan angkatan bersenjata Amerika di Yaman, negara termiskin di Timur Tengah. Sanders menekankan perlunya Kongres untuk merebut kembali hak prerogatif konstitusionalnya.

(Baca juga: Tato Figuratif Tertua Ditemukan Pada Mumi Berusia 5.000 Tahun)

“Sudah lama, Kongres di bawah pemerintahan Demokrat dan Republik telah membatalkan peran konstitusionalnya dalam memberi otorisasi perang. Waktunya sudah lama terlambat bagi Kongres untuk menegaskan kembali kewenangan konstitusionalnya, “kata Sanders dalam sebuah pidato di televisi pada hari Rabu.

Resolusi tersebut merupakan bagian dari gesekan lama antara Kongres dan cabang eksekutif atas keterlibatan militer di luar negeri. Ini menyerukan Resolusi Kekuatan Perang 1973, yang memberi Kongres wewenang untuk mengesampingkan presiden dan menarik militer jika dianggap konflik tidak sah.

Tanggapan dari Pentagon sangat cepat. Bertindak sebagai penasihat umum William S. Castle mengirim Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell (R-Kentucky) sebuah surat pada hari Selasa, menentang resolusi tersebut sebelum diajukan pada hari Rabu.

Surat tersebut mengatakan bahwa resolusi tersebut akan melemahkan kemampuan Amerika untuk “membangun arsitektur keamanan yang kuat di dunia,” dan bahwa dukungan AS untuk Arab Saudi di Yaman tidak berada di bawah pengabaian Resolusi Pasukan Perang karena ini bukan merupakan tindakan militer langsung.

Konflik Yaman membuat kelompok pemberontak Syiah Zaidi, yang dikenal sebagai Huthi, melawan koalisi pasukan Sunni yang dipimpin oleh Arab Saudi dan pasukan yang setia kepada mantan presiden yang didukung Saudi Abdu Rabbu Mansour Hadi, yang digulingkan pada tahun 2014 oleh kaum Houthi.

Mantan pemerintahan Presiden Barack Obama mulai membantu koalisi Saudi pada tahun 2015. AS telah mendukung pasukan Saudi dengan intelijen, amunisi dan pengisian bahan bakar. AS juga merupakan pemasok utama senjata ke Arab Saudi, negara terkaya di kawasan ini, dan sekutunya dalam konflik.

Sedikitnya 10.000 warga sipil Yaman telah meninggal dan negara ini mengalami bencana kelaparan dan epidemi kolera, menurut Oxfam.

Pada bulan November 2017, Dewan Perwakilan Rakyat mengeluarkan sebuah resolusi yang menyatakan bahwa bantuan militer AS ke Arab Saudi dalam konflik Yaman tidak diizinkan. Itu tidak menghalangi AS untuk tidak memberikan dukungan kepada Arab Saudi.

# Bernie Sanders Berusaha Mengakhiri Dukungan AS Untuk Arab Saudi Di Yaman (jmw-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.