Selain Tumbuh, Investasi Indonesia Membuka 201.239 Lowongan Kerja

REINHA.com – Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengatakan selama triwulan I (Januari-Maret) 2018, realisasi investasi Indonesia mencapai Rp 185,3 triliun atau tumbuh 11,8% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 165,8 triliun.
Peluang investasi di Indonesia tetap menjanjikan. 83,2% investasi direalisasikan di proyek-proyek baru atau senilai Rp 154,2 triliun. Investasi di proyek-proyek perluasan tercatat mencapai Rp 31,1 triliun.
(Baca juga: Adian Napitupulu: Kontrol Pengawasan Negara Kepada TKA Lebih Kuat)
Sektor properti dan kawasan industri mencatat realisasi investasi tertinggi (14,9%), diikuti oleh industri logam, mesin, dan elektronik (12,3%), utilitas (10,4%), perkebunan (9,6%), serta logistik dan telekomunikasi (7,9%).
Investasi terus didorong untuk berperan meratakan pembangunan. Di luar Jawa, investasi di Sumatera berkontribusi terbesar (15,0%), disusul oleh Kalimantan (10,9%) dan Sulawesi (7,0%).
Hampir 20% total investasi di Indonesia selama triwulan ini terealisasi di Jawa Barat, diikuti oleh Jakarta (15,6%), Jawa Tengah (8,7%), Banten (8,4%), dan Riau (4,9%).
32,8% investasi asing datang dari Singapura sebagai business hub di Asia. Investor Jepang (16,7%), Korea Selatan (11,6%), Tiongkok (8,3%), dan Hong Kong (6,3%) juga tercatat merealisasikan investasi terbesar selama triwulan ini.
Dalam 3 bulan, investasi membuka 201.239 kesempatan kerja langsung bagi TKI, belum termasuk peluang kerja lainnya yang mendukung aktivitas proyek atau pabrik.
Melanjutkan tren tahun lalu, investasi di kelompok sektor tersier berkontribusi lebih besar (48,4%) dibandingkan dua sektor ekonomi lainnya. Kelompok ini antara lain mencakup infrastruktur, jasa, dan perdagangan.
# Selain Tumbuh, Investasi Indonesia Membuka 201.239 Lowongan Kerja


