Indonesia Dan Timor Leste Perbarui MoU Kerjasama Pariwisata

REINHA.com – Menteri Pariwisata Indoneisa Arief Yahya bertemu dengan Menteri Pariwisata Republik Demokratik Timor Leste H.E. Mr. Manuel Florencio Da Canossa Vong. Pertemuan ini membicarakan tentang pembaruan MoU kerjasama kedua negara di bidang pariwisata yang telah jatuh tempo pada tanggal 21 Mei 2017.
MoU yang disepakati Menpar RI Mencakup
Pemasaran
Membuat paket bersama, misalnya dalam cakupan Bali and beyond, daerah perbatasan Atambua dan Timor Leste. Menpar RI juga setuju untuk joint promo, Co Branding Pemerintah RI dengan Timor Leste melalui saling bertukar pemasangan advertising di Jakarta dan Dili, karena akan lebih murah.
(Baca juga: Menko Polhukam: Pemerintah Dan DPR Sepakat Selesaikan Revisi UU Terorisme)
Pengembangan Destinasi
Sharing pengalaman: 10 Bali Baru, Nomadic Tourism, destinasi digital.
SDM Pariwisata dan Kelembagaan
Untuk Capacity Building, Timor Leste bisa memanfaatkan 6 Perguruan Tinggi Pariwisata, khususnya Bali dan Bandung yang sudah kuat. Training juga bisa difasilitasi. Menpar RI juga bersedia untuk dituangkan dalam poin MoU.
Diharapkan tanggal 28 Juni 2018 MoU sudah bisa selesai dan ditandatangi di depan para Presiden kedua negara, karena direncanakan Presiden Timor Leste akan ke Jakarta pada tanggal tersebut.
Setelah kerjasama G2G, Menpar kedua negara juga akan memfasilitasi kerjasama B2B untuk sektor Swasta kedua negara.
# Indonesia Dan Timor Leste Perbarui MoU Kerjasama Pariwisata


