Pusing Saat Bangun Tidur Tingkatkan Risiko Demensia

REINHA.com – Sebuah studi yang dilakukan oleh tim peneliti asal Amerika Serikat mendapatkan hasil yang mengejutkan. Studi tersebut mengkaitkan penyakit demensia dengan kondisi tertentu yang dialami seseorang saat baru bangun tidur.
Laporan yang dikeluarkan oleh Akademi Neurologi Amerika, menyebutkan bahwa pria atau wanita setengah baya yang merasa pusing ketika berdiri setelah dari posisi berbaring, mungkin berisiko lebih tinggi untuk menderita demensia atau stroke di hari tua mereka.
Tim peneliti melakukan penelitian dengan mempelajari rekaman medis selama periode 25 tahun dari 11.709 orang di AS yang seringkali merasakan pusing saat bangun dari tidur. Meskipun rasa pusing tersebut saat itu bukan tanda dari penyakit yang serius.
Perasaan pusing tersebut disebabkan oleh penurunan tekanan darah secara tiba-tiba, yang dikenal sebagai hipotensi ortostatik (OH).
Dari jumlah total 11,709 peserta, 1.068 (9,1%) mengembangkan demensia dan 842 (7,1%) mengalami stroke iskemik, di mana aliran darah terhambat ke bagian otak. Dari 552 peserta yang memiliki OH pada saat pemeriksaan awal mereka, 12,5% mengalami demensia dan 15,2% mengalami stroke.
Dari 10.527 peserta yang tidak memiliki OH pada saat pemeriksaan awal mereka, 9% mengembangkan demensia dan 6,8% mengalami stroke. Tak satu pun dari peserta memiliki riwayat penyakit jantung atau stroke sebelumnya.
(Baca juga: Ilmuwan Bantah Suplemen Minyak Ikan Baik Untuk Jantung)
Penulis studi Andreea Rawlings mengatakan OH sebelumnya dikaitkan dengan penyakit jantung, sehingga timnya ingin tahu apakah itu juga bisa bertanggung jawab untuk kondisi otak.
“Mengukur hipotensi ortostatik pada usia paruh baya mungkin merupakan cara baru untuk mengidentifikasi orang-orang yang perlu dimonitor secara hati-hati untuk demensia atau stroke.
Lebih banyak penelitian diperlukan untuk menjelaskan apa yang mungkin menyebabkan hubungan ini serta untuk menyelidiki kemungkinan strategi pencegahan” ucap Rawlings.
Salah satu keterbatasan penelitian adalah bahwa peserta diuji untuk OH hanya selama pemeriksaan awal, sehingga mungkin tidak mencerminkan perubahan tekanan darah dari waktu ke waktu.
# Pusing Saat Bangun Tidur Tingkatkan Risiko Demensia (rsn-reinha)


