Mengenal Sakit Kepala Sebelah (Migrain)

REINHA.com – Nyeri kepala merupakan salah satu gejala tersering dibidang neurologi. 90% dari individu pernah mengalami minimal satu kali tiap tahun. Salah satu jenis nyeri kepala yang sering terjadi yaitu sakit kepala sebelah (migrain).
Sakit kepala sebelah (migrain) adalah nyeri kepala berdenyut yang kerap kali disertai dengan mual, muntah, sensitif terhadap cahaya, suara, bahkan bau-bauan. Sakit kepala ini kadang hanya mengenai salah satu sisi dari kepala, kadang berpindah ke sisi sebelahnya, kadang bisa juga terjadi pada kedua sisi kepala.
(Baca juga: Pengaruh Kecanduan Alkohol Pada Kesehatan)
Penyebab pasti migrain masih belum jelas, dicurigai adanya hiperaktifitas listrik di otak, meningkatkan aliran darah di otak, akibatnya terjadi pelebaran pembuluh darah di otak serta proses inflamasi. Jika proses inflamasi semakin berat terjadi, semakin berat pula sakit kepala sebelah yang terjadi.
Sakit kepala sebelah (migrain) dapat disebabkan oleh berbagai hal, walaupun hal-hal ini masih belum jelas. Hal-hal yang bisa menimbulkan adanya migrain yaitu :
1. Tidur berlebihan atau kurang tidur
2. Terlambat atau tidak makan
3. Mengkonsumsi makanan seperti coklat, makanan yang mengandung MSG, makanan fermentasi, dan minuman yang mengandung alkohol
4. Stres
5. Menghirup bau yang menyengat
6. Merokok atau terpapar asap rokok
7. Perubahan hormon (saat menstruasi atau penggunaan pil KB)
Gejala dari sakit kepala sebelah (migrain), sebagai berikut :
1. Gejala awal : ½ – 2 jam sebelum nyeri kepala muncul terdapat tanda-tanda aura berupa kepekaan terhadap bunyi-bunyi yang keras, bau yang tajam bahkan cahaya yang tampak seperti kilatan, bintik-bintik hitam atau yang berwarna-warni. Gejala ini disertai dengan gelisah, mudah tersinggung, pusing, mual, dan timbul rasa tidak nyaman.
2. Serangan nyeri kepala : 15 menit-1 jam, terjadi pelebaran pembuluh darah, kepala terasa berdenyut-denyut. Terdapat rasa sakit yang tak tertahankan, mual, hingga muntah, dan lebih memilih untuk berbaring/tidur di tempat yang gelap.
Gejala yang ada dari sakit kepala sebelah, akan diobati dengan menggunakan obat-obatan anti inflamasi seperti ibuprofen atau aspirin. Obat lain yang bisa diberikan seperti triptan, ergotamin, asetaminofen. Selain terapi farmakologis (obat-obatan), bisa juga dilakukan terapi non farmakologis, seperti melakukan akupuntur, menjalani sesi relaksasi yang dapat membantu mengurangi stres.
Pencegahan yang bisa dilakukan yaitu menghindari dan mengenali pencetus sakit kepala sebelah, tidur dengan cukup dan teratur, makan teratur dan tepat waktu, mampu dalam mengontrol emosi, dan hindari stres berlebihan.
# Mengenal Sakit Kepala Sebelah (Migrain)


