Himbauan Jokowi Untuk Pilpres: SARA Dan Fitnah Tidak Mendewasakan

REINHA.com – Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa kegiatan dukung-mendukung dalam Pemilu harus dilaksanakan dalam konteks yang sehat dan fair. Dengan demikian masyarakat bisa menjadi semakin dewasa dan matang dalam berpolitik.
Presiden Jokowi juga mengatakan masyarakat bisa menguji ide, menguji gagasan, menguji program yang disampaikan atau yang telah dilaksanakan.
(Baca juga: Pencapain Indonesia Dalam Pengelolaan Hutan Dapat Perhatian Norwegia)
Penyampaian ide, gagasan, dan program tersebut menurut Presiden Jokowi penting untuk dilakukan agar demokrasi di Tanah Air semakin dewasa dan matang.
“Saya kira Pemilu ini adalah kontestasi gagasan, kontestasi hasil kerja, kontestasi prestasi, kontestasi rekam jejak” kata Jokowi seperti yang dikutip dari media sosial Kantor Staf Presiden.
Oleh karena itu Jokowi menghimbau kepada semua pihak agar dalam Pemilihan Umum maupun Pemilihan Presiden 2019, tidak memakai isu sensitif seperti SARA ataupun dengan cara-cara fitnah.
“Saya kira (penggunaan isu SARA dan fitnah) tidak mendewasakan, tidak mematangkan demokrasi kita” kata Presiden Jokowi.
# Himbauan Jokowi Untuk Pilpres: SARA Dan Fitnah Tidak Mendewasakan


