Di Argentina Fadli Zon Serukan Tiga Rekomendasi Untuk Parlemen Negara G20 Dan Dunia

REINHA.com – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menyampaikan pentingnya peran parlemen dalam mewujudkan pemerintah yang efektif, transparan dan bebas dari korupsi saat pembukaan diskusi panel sesi ke-4 G20 Parliamentary Forum 31 Oktober 2018.
”Pemberantasan korupsi, menjadi hal penting bagi penyelenggara pemerintahan, dalam mendukung tercapainya agenda pembangunan berkelanjutan” kata Fadli Zon seperti yang dikutip dari akun media sosial miliknya.
(Baca juga: Di Forum G20, Fadli Zon Bahas Peran Parlemen Untuk Pastikan Pemerintah Bebas Korupsi)
Fadli Zon memimpin delegasi DPR RI, menjadi pembicara dalam Forum Parlemen G20 and Speakers’ Summits di Buenos Aires, Argentina, 31 Oktober hingga 2 November 2018 dengan tema “Ensuring Transparent and Effective Governance, Free from Corruption.
Forum ini merupakan forum bersejarah, dimana forum P20 Argentina ini, merupakan yang pertama sejak penyelenggaraan KTT G20 tahun 2008, dan Indonesia adalah satu-satunya negara di ASEAN yang tergabung dalam G20.
Sebuah forum ekonomi dunia yang sangat strategis. Karena secara kolektif, G20 mewakili sekitar 65% penduduk dunia, 79% perdagangan global, dan setidaknya 85% perekonomian dunia.
(Baca juga: Sri Mulyani: Peran Pemerintah Menuju Indonesia Emas 2045 Adalah Sebagai Penghubung)
Pada 13th G20 Leaders’ Summit tahun ini, tema yang diangkat adalah “Building Consensus for Fair and Sustainable Development”. Di bawah tema tersebut, terdapat tiga isu yang menjadi fokus pembahasan; lapangan kerja, pemberantasan korupsi, dan kesetaraan gender.
Berbicara tentang “Ensuring Transparent and Effective Governance, Free from Corruption, Fadli Zon mengatakan korupsi merupakan ancaman serius bagi pembangunan berkelanjutan. Dan bahayanya, ancaman itu hadir di dalam tubuh penyelenggara pemerintahan dan negara. Baik eksekutif maupun legislatif. Di tingkat nasional-regional- dan bahkan global.
Fadli Zon pun menyerukan tiga rekomendasi bagi parlemen negara G20 dan dunia, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih ;
Pertama, parlemen harus memiliki political will yang kuat untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan transparan.
Kedua, parlemen juga harus mengambil peran aktif dalam membuka dan mengusut secara tuntas setiap kasus-kasus korupsi, baik di eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.
Ketiga, diperlukan juga kerja sama antarparlemen dalam pemberantasan korupsi pada satu platform bersama.
Ketiga rekomendasi tersebut, menjadi kunci untuk membentuk suatu pemerintahan yang tidak hanya transparan dan bersih, namun juga responsif terhadap berbagai permasalahan.
Selain hal di atas, Fadli Zon juga menekankan pentingnya untuk memulai inisiatif dari institusi parlemen. Mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan, harus dimulai dari institusi parlemen itu sendiri.
# Di Argentina Fadli Zon Serukan Tiga Rekomendasi Untuk Parlemen Negara G20 Dan Dunia


