Fadli Zon: Kasus Ahmad Dhani Merupakan Kemunduran Demokrasi Dan Penghinaan Terhadap Akal Sehat

Fadli Zon: Kasus Ahmad Dhani Merupakan Kemunduran Demokrasi Dan Penghinaan Terhadap Akal Sehat

Twitter @FadliZon

REINHA.com – Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengungkapkan keprihatinannya atas kasus hukum yang membelit Ahmad Dhani. Meskipun menghormati proses hukum yang sedang berlangsung, Fadli Zon mengingatkan bahwa salah satu penyebab merosotnya peringkat demokrasi Indonesia adalah akibat penegakan hukum yang tidak independen.

Menurut Fadli Zon, kasus Ahmad Dhani merupakan kemunduran demokrasi dan wujud penghinaan terhadap akal sehat. Ahmad Dhani, kata Fadli, adalah seorang politisi dari partai Gerindra, dan merupakan caleg DPR RI Gerindra no urut 2 di Jatim (Surabaya dan Sidoarjo).

Selain itu, Ahmad Dhani juga merupakan Badan Pemenang Nasional Prabowo-Sandi. Apa yang terjadi pada Ahmad Dhani jelas terkait dengan posisi politiknya. Hukum jadi pelayan kekuasaan untuk meredam opisisi, kata Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya.

Berdasarkan data terbaru dari BPS (Badan Pusat Statistik), Fadli Zon mengatakan bahwa saat ini kita mengalami penurunan dalam hal kebebasan berkumpul dan berserikat, kebebasan berpendapat, partisipasi politik dalam pengambilan keputusan dan pengawasan, serta peran peradilan yang independen, hal ini menurut Fadli Zon harus diwaspadai.

Tahun lalu, menurut data dari The Economist Intelligence Unit (EIU), peringkat demokrasi Indonesia turun 20 peringkat jika dibandingkan dengan tahun 2016. Di tahun 2016 berada di peringkat 48, dan di 2017 turun ke posisi 68.

Hal tersebut diatas membuat tingkat demokrasi Indonesia menjadi lebih buruk dari Timor Leste yang secara global menempati urutan ke 43.

Fadli Zon pun mengatakan bahwa ancaman terhadap kebebasan berpendapat di tanah air semakin terasa, baik berupa ancaman kekerasan, persekusi, pelarangan diskusi dan ceramah, hingga upaya kriminalisasi terhadap mereka yang terbiasa kritis terhadap pemerintah.

“Alih-alih melindungi kebebasan berpendapat, aparat seringkali melakukan hal sebaliknya. Semua itu telah membuat kita kembali mundur dalam berdemokrasi” kata Fadli Zon.

Mengenai tuntutan yang dihadapi oleh Ahmad Dhani, Fadli Zon tidak berkomentar karena hal tersebut sudah masuk ke dalam wilayah peradilan, namun Fadli Zon menyayangkan adanya kasus tersebut.

Menurut Fadli Zon, Ahmad Dhani seharusnya berposisi sebagai korban, dimana dirinya merupakan korban persekusi, korban ancaman kekerasan dan ancaman terhadap kebebasan menyatakan pendapat yang dilakukan sejumlah orang.

“Bagaimana ceritanya korban kok jadi pesakitan?! Ini benar-benar sebuah kemunduran dalam berdemokrasi dan berpolitik.” kata Fadli Zon.

Fadli Zon kemudian membandingkan kasus Ahmad Dhani dengan kasus Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dimana menurut menurut Fadli Zon, Ahok telah membuat marah seluruh orang Indonesia dan menyebabkan kegaduhan. Namun, jaksa hanya menuntuk Ahok dengan ancaman satu tahun.

Sedangkan Ahmad Dhani kata Fadli Zon, tidak jelas siapa korban kebenciannya, namun dia dituntut dua tahun ancaman hukuman oleh Jaksa. Hal tersebut menurut Fadli Zon adalah sebuah keanehan.

Fadli Zon juga mempertanyakan apa relevansinya aparat menyita akun Instagram Ahmad Dhani, dimana tahun lalu aparat juga menyita akun Twitter milik Dhani.

“Apa juga relevansinya aparat menyita akun Instagram Saudara Dhani? Tahun lalu, aparat juga menyita akun Twitter @AHMADDHANIPRAST. Lho, akunnya Dhani itu followernya 2,7 juta orang” kata Fadli Zon.

Fadli Zon melanjutkan “Sebagai artis akun media sosialnya merupakan bagian dari periuk nasinya. Sebagai politisi, akun media sosialnya adalah bagian dari alat kampanyenya. Penyitaan akun media sosial jadi seperti pengekangan yang disengaja atas hak-hak sipil Ahmad Dhani”.

Hukum, seharusnya tidak dijadikan sebagai alat politik untuk menekan atau mengancam pihak-pihak yang berseberangan dengan penguasa, hal tersebut bisa merusak kepercayaan masyarakat kepada hukum, kata Fadli Zon.

“Jangan sampai muncul kesan semua lawan politik pemerintah akan dikriminalkan. Itu tak bagus bagi demokrasi yg sedang kita hidupi” kata Fadli Zon.

# Fadli Zon: Kasus Ahmad Dhani Merupakan Kemunduran Demokrasi Dan Penghinaan Terhadap Akal Sehat