Terkait KKB, Wiranto: Terbuka Peluang Indonesia Melakukan Pendekatan Secara Militer

REINHA.com – Menko Polhukam, Wiranto bersama Mendagri dan Kapolri, Senin (17/12), menyampaikan perkembangan terkini terkait isu Polhukam, salah satunya adalah tentang peristiwa yang terjadi di Nduga, Provinsi Papua.
Menko Polhukam meminta masyarakat untuk tidak mempermasalahkan tentang istilah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) terhadap peristiwa yang terjadi di Nduga. Karena menurutnya yang terpenting adalah bagaimana pemerintah bisa menangani masalah tersebut degann baik.
(Baca juga: Terkait Pemberhentian Edy Effendi, Ini Klarifikasi Itjen Kementerian Agama)
“Kita tidak usah meributkan apakah itu kriminal, apa itu merupakan separatisme, tapi yang pasti kegiatan mereka mengganggu keamanan nasional. Jagan kita meributkan masalah istilah tapi yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menangani itu dengan baik.” kata Wiranto.
Ditegaskan bahwa melalui perintah Presiden, TNI dan Kepolisian terus memburu kelompok tersebut, pemerintah pun juga akan tetap menyelesaikan pembangunan yang saat ini dilakukan.
“Pembangunan tetap berjalan, jagan sampai terganggu degan peristiwa itu, kita tidak akan takut. Sekarang pihak Kepolisian dan TNI terus memburu dan itu merupakan kewajiban kita atau masyarakat untuk membantunya sehingga segera kita bisa memulihkan kondisi keamanan di Papua.” ungkap Wiranto.
Selain itu Wiranto juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan kompromi dengan kelompok yang anti pemerintah. Karena menurutnya antara pemerintah dengan kelompok tersebut tidak equal atau setara.
Tidak hanya di Indonesia, di negara manapun selalu ada kelompok-kelompok yang anti pemerintah dan Indonesia tidak pernah kompromi dengan kelompok itu, karena kita tidak equal.
Wiranto menilai, orang-orang yang berada dalam kelompok tersebut sebagai orang yang khilaf, tidak sadar dan sedang tersesat. Oleh sebab itu, sebagai negara yang berdaulat dan demokrasi pemerintah akan menerima mereka jika telah sadar.
Terkait penanganan kelompok tersebut, Wiranto mengatakan bahwa terbuka peluang bagi pemerintah Indonesia untuk melakukan pendekatan militer. Kerena menurutnya, kejadian ini sudah berlangsung lama dan tidak bisa dilawan degan langkah persuasif yang hanya menggunakan kata-kata.
# Terkait KKB, Wiranto: Terbuka Peluang Indonesia Melakukan Pendekatan Secara Militer


