Lampu Kendaraan Menyilaukan, Denda Rp. 500.000 Atau Kurungan 2 Bulan

Lampu Kendaraan Menyilaukan, Denda Rp. 500.000 Atau Kurungan 2 Bulan

Ilustrasi @TMC Polda Metro Jaya

REINHA.com – Peringatan bagi para pengendara mobil dan sepeda motor yang mengganti lampu depan kendaraan, dimana lampu tersebut mengeluarkan sinar berwarna putih terang dan berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas.

Serta peringatan bagi yang menggandi warna lampu rem belakang dari warna merah menjadi putih atau transparan atau led, selain membuat silau dan dapat membahayakan pengendara lain.

Kepolisian akan menindak dengan memberikan surat tilang dengan denda maksimal Rp. 500.000 atau kurungan 2 bulan, bagi pengendara yang menganti lampu pada mobil atau sepeda motornya.

(Baca juga: Menteri LHK: Indonesia Sebagai Champion Tata Kelola Gambut Dunia)

Dalam Undang Undang Negara Republik Indonesia No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Pasal 279: Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 (Lima ratus ribu rupiah).

Perlu diketahui bahwa pihak pabrikan kendaraan telah mengatur peruntukan lampu sesuai fungsinya, yang mana lampu depan kendaraan terbuat dari mika berwarna bening sehingga memiliki pancaran cahaya yang memecah dan memudar sebagai fungsi penglihatan jalan ke depan, sedangkan lampu belakang di design kaca mika berwarna merah dan pancarannya redup sebagai fungsi pertanda kondisi kendaraan melakukan pengereman.

# Lampu Kendaraan Menyilaukan, Denda Rp. 500.000 Atau Kurungan 2 Bulan