Polri Ungkap Sindikat Pemerasan Melalui VCS

Polri Ungkap Sindikat Pemerasan Melalui VCS

Polri Ungkap Sindikat Pemerasan Melalui VCS
@DivHumas_Polri

REINHA.com – Dittipidsiber Bareskrim Polri bersama Divhumas Polri menggelar konferensi pers terkait pengungkapan sindikat sextortion atau pemerasan melalui video call sex (VCS) di Gedung Dittipid Siber Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (15/2).

(Baca juga: Ceritakan Kondisi Ibu Ani, SBY Meneteskan Air Mata)

Dalam kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial SF (25) warga Sidrap, Sulawesi Selatan. Pelaku membuat akun palsu berisi foto wanita seksi beserta nomor handphone yang bisa dihubungi. Foto-foto tersebut diambil secara acak dari Instagram dan Facebook.

Pelaku menawarkan VCS dengan berbagai tarif.

“Kalau sudah ditransfer, kalau full body misal tiga ratus ribu, akhirnya setelah ditransfer, ditunjukkan video yang tidak ada suara apa-apa hanya dia ambil dari video lain, ditunjukkan ke korban. Jumlah kerugian lewat pemerasaan hingga Rp 30 juta per korban,” ujar Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol. Dani Kustoni, S.H., S.I.K., M.Hum.

# Polri Ungkap Sindikat Pemerasan Melalui VCS

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.