Fahira Idris Tegaskan Tidak Ada Penambahan Saham Anker Bir Oleh Pemprov DKI Jakarta

Fahira Idris Tegaskan Tidak Ada Penambahan Saham Anker Bir Oleh Pemprov DKI Jakarta

Fahira Idris Tegaskan Tidak Ada Penambahan Saham Anker Bir Oleh Pemprov DKI Jakarta
Fahira Idris

REINHA.com – Menjawab pertanyaan netizen tentang informasi yang mengatakan “Pemprov DKI Jakarta menambah kepemilikan saham di Emiten Bir,” Fahira Idris Ketua Umum Gerakan Anti Miras menegaskan bawah informasi tersebut tidak benar.

Melalui akun Twitter miliknya, Anggota sekaligus Calon Anggota DPD RI Fahira Idris mengatakan, Komisaris Utama PT Delta Djakarta Tbk. Sarman Simanjorang memastikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menambah kepemilikan saham di perusahaan itu, dari semula 23,33% menjadi 26,25%.

(Baca juga: Fadli Zon: Demokrasi Hanya Bisa Berjalan Melalui Pemerintahan Yang Transparan Dan Akuntabel)

Bukan bertambah, tetapi terjadi penggabungan atau penyatuan karena selama ini saham milik pemerintah dibagi dua, yaitu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan BP IPM Jaya (Badan Pengelola Investasi dan Penyertaan Modal Jakarta)

Berdasarkan data Bloomberg, saat ini, San Miguel memiliki porsi saham mayoritas di perusahaan produsen bir tersebut, yaitu 58,3% atau setara dengan 467 juta lembar saham.

Saham perusahaan berkode emiten DLTA itu telah dimiliki oleh Pemerintah Ibu Kota selama 45 tahun. Porsi saham pemerintah mencapai 26,25%, yang merupakan gabungan antara 23,34% (186,8 juta lembar saham) milik Pemprov DKI dan 2,91% milik BP IPM Jaya.

BP IPM Jaya ini dulu salah satu SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) tapi sudah dibubarkan.

Sebagai warga DKI Jakarta yang sedang menunggu rencana divestasi saham DLTA yg akan dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kita bersabar, saatnya akan tiba, kata Fahira.

Lebih lanjut lagi Fahira Idris mengatakan rencana pelepasan saham produsen bir merek Anker tersebut merupakan salah satu janji kampanye Mas Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat Pilkada DKI 2017.

Dimana sekarang masih proses divestasi (pelepasan saham). Prosesnya panjang supaya Pemprov DKI Jakarta tidak merugi soal pelepasan saham.

Saat ini BPI PM sudah dibubarkan sehingga membuat kepemilikan saham di PT Delta Djakarta Tbk hanya satu entitas nama. Langkah penggabungan kepemilikan saham PT Delta Djakarta Tbk itu bagian proses untuk melepas saham. jadi kepemilikan saham hanya 1 nama bukan lagi 2.

Fahira Idiris pun memastikan tidak ada penambahan saham di PT Delta Djakarta Tbk. Masih Proses Lepas Saham Delta. Pemprov DKI Jakarta tetap memproses pelepasan saham PT Delta Djakarta Tbk. Hal tersebut dilakukan sesuai ketentuan dan mengingat PT Delta Djakarta Tbk termasuk perusahaan publik.

# Fahira Idris Tegaskan Tidak Ada Penambahan Saham Anker Bir Oleh Pemprov DKI Jakarta

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.