Indahnya Menipo Kawasan Wisata Alam NTT

Indahnya Menipo Kawasan Wisata Alam NTT
Screenshot TWA Menipo @bbksda_ntt

REINHA.com – Sekumpulan rusa timor berlarian di antara rerumputan. Sementara suara khas kakatua kecil jambul kuning nyaring di udara. Begitulah suasana Taman Wisata Alam (TWA) Menipo di pulau Timor provinsi Nusa Tenggara Timur.

Kawasan TWA Menipo ini bisa dikatakan sebagai miniatur ekosistem yang ada di pulau Timor. Ekosistemnya lengkap terdiri dari wilayah mangrove, padang savana dengan pohon lontar, hamparan pantai sebagai tempat pendaratan penyu, wilayah muara sebagai habitat buaya, dan hutan tropika kering.

(Baca juga: Jembatan Gantung Terpanjang Di Asia Tenggara Ada Di Sukabumi)

Ragam ekosistem ini mejadikannya kaya akan keanekaragaman hayati. Selain rusa timor (Rusa timorensis) dan kakatua kecil jambul kuning (Cacatua sulphurea parvula) masih ada buaya muara (Crocodylus porosus), penyu lekang (Lephidochelys olivacea), penyu sisik (Erecmohelys imbricata), penyu hijau (Chelonia mydas), kelelawar, elang dan jenis-jenis burung pantai.

Sealain dimanfaatkan sebagai tempat wisata TWA pada dasarnya mempunyai fungsi melindungi sistem penyangga kehidupan bagi daerah sekitarnya. Bisa juga menjadi tempat pendidikan alam dan pengembangan ilmu pengetahuan. Segala pemanfaatan sumber daya hayati di areal ini harus dimanfaatkan secara lestari.

(Video Indahnya TWA Menipo)

Taman Wisata Alam (TWA) Menipo berada pada wilayah administrasi Desa Enoraen Kecamatan Amarasi Timur Kabupaten Kupang.

Berikut ini potensi yang ada di TWA Menipo :

A. Potensi Flora
Potensi flora yang dimiliki cukup bervariasi karena tipe vegetasi hutan kering dan savana. Dominasi flora pada vegetasi tersebut berupa lontar (Borrassus flabelifer), asam (Tamarindus indica), kesambi (Schleichera oleosa), dan warn (Hibiscua tiliacius). Tipe vegetasi hutan pantai ditumbuhi cemara laut (Casuarina equisetifolia) dan tipe vegetasi hutan payau didominasi oleh jenis Rhizophora mucronata, Rhizophora Stylosa, Ceripos tagal, Bruguiera conyugata dan Bruguiera exaristata.

B. Potensi Fauna
Potensi jenis satwa liar yang terdapat di daratan Taman Wisata Alam ini antaranya adalah rusa timor (Cervus timorensis), kera (Macaca fascicularis), babi hutan (Sus vitatus), biawak (Varanus salvator), ular sanca timor (Phyton timorensis), burung camar (Sterna sp), burung perkici (Tricholosus haematodus), burung kakatua putih kecil jambul kuning (Cacatua sulphurea), Elang laut (Haliaretus leucogaster), raja udang (Halcyon sp), pecuk ular (An¬hinga melanogaster), burung gelatik (Pada orizyphora), bangau putih (Egretta sacra), burung perkutut (Geopelia striata), bangau hitam (Ciconia episcopus), dan burung koakiu (Philemon inornatus). Di samping itu, terdapat pula aneka jenis fauna perairan dan laut seperti buaya muara (Crocodiles porsus), penyu belimbing (Dermocheyis coriacea), penyu tempayan (Caretta caretta) , dan penyu sisik (Eretmochelys imbricata).

(Baca juga: Menikmati Panorama Alam Dan Indahnya Sunrise Di Pantai Bani)

Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai KWA Menipo dari kota Kupang, kurang lebih 3 jam. Aksesibilitas menuju kawasan Taman Wisata Menipo dapat dilakukan dengan menggunakan kendaraan darat melewati 3 (tiga) jalur:

• Kupang – Oesao – Oekabiti – Ponain – Tesbatan – Bikoen –Taman Wisata, sekitar 119 kilometer dengan waktu tempuh sekitar empat jam.
• Kupang – Oesao – Camplong – Takari – Batuputih – Panite – Bikoen – Taman Wisata, 124 kilometer dengan waktu tempuh sekitar tiga jam dan empat puluh lima menit.
• Kupang – Camplong – Silu – Seki – Oemolo – Enoraen – Taman Wisata, 120 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 4 jam.

# Indahnya Menipo Kawasan Wisata Alam NTT (bbksda_ntt)

  • 9
    Shares