Alat Ciptaan Israel Akan Digunakan Untuk Pasien Virus Corona

Alat Ciptaan Israel Akan Digunakan Untuk Pasien Virus Corona
Eliezer Be’eri @ NOAH ARAD

REINHA.com – Sebuah alat yang ditemukan oleh seorang dokter Israel di Rumah Sakit ALYN digunakan untuk membantu merawat pasien virus corona di China, menurut penemunya Dr. Eliezer Be’eri.

Dikutip dari jpost, CoughSync ditemukan 10 tahun lalu oleh Be’eri untuk membantu merawat anak-anak cacat, cacat mental, dan remaja di ALYN, dikembangkan menjadi perangkat kerja oleh startup Israel. Kemudian, tiga tahun lalu, ketika tim Israel mencari pabrikan dan dana tambahan, Ruxin Medical Systems yang berbasis di Beijing melangkah masuk. Sejak itu, Ruxin telah memajukan perangkat tersebut.

(Baca juga: Empat Negara Di Kawasan Afrika Memberi Lisensi Vaksin Untuk Pencegahan Ebola)

Sekarang, dengan virus corona yang menyebar dengan cepat di seluruh China dimana hampir 60.000 orang telah didiagnosis terserang virus, Ruxin menjangkau Administrasi Produk Medis Nasional negara itu untuk mempercepat proses persetujuan pengesahannya dan membawa alat itu ke rumah sakit untuk membantu pasien.

CoughSync mensimulasikan batuk normal, mengeluarkan sekret dari saluran udara seseorang.

“Jika anda memiliki seseorang yang menggunakan ventilator, cara standar untuk menghilangkan sekret dari saluran udara mereka adalah perawat memisahkan terlebih dahulu pasien dengan ventilator dan memasukkan kateter untuk menyedot sekret,” jelas Beeri.

“Apa yang terjadi ketika anda batuk? anda menghirup udara dalam-dalam dan dengan cepat mengeluarkan udara, yang membersihkan sekret karena aliran udara sangat cepat, ”kata Beeri.

“CoughSync terhubung ke ventilator dan bekerja secara sinkron. Ventilator memberi nafas dan alat hisap menghisap udara dengan cepat seolah-olah pasien batuk, mengangkat sekret tanpa melepaskan ventilator.

Perangkat ini berguna untuk merawat pasien dengan virus corona karena?

Pertama, menghemat waktu staf yang berharga dengan menghilangkan sekret secara otomatis alih-alih seorang perawat harus melakukannya secara manual, penting dalam kasus wabah massal seperti yang terjadi saat ini.

Kedua, Be’eri mengatakan alat tersebut itu bisa mengurangi penyebaran virus.

“Tidak adanya perawat yang berhubungan langsung saat melakukan sekresi dapat menurunkan infektivitas virus,” katanya.

Be’eri mengatakan bahwa perangkatnya hanyalah salah satu dari banyak yang dikembangkan di ALYN, yang tiga tahun lalu meluncurkan pusat inovasi untuk membuat perangkat baru untuk membantu orang-orang cacat.

“Perangkat saya hadir dengan latar belakang inovasi sebagai pendekatan umum di ALYN,” katanya.

# Alat Ciptaan Israel Akan Digunakan Untuk Pasien Virus Corona

  • 5
    Shares