Sri Mulyani: Mengapa KEM-PPKF Dalam Siklus RAPBN Penting Untuk Dipahami Bersama?

Sri Mulyani: Mengapa KEM-PPKF Dalam Siklus RAPBN Penting Untuk Dipahami Bersama?
@Sri Mulyani Indrawati

REINHA.com – Menkeu Sri Mulyani Indrawati bersama Menteri PPN/Bappenas pada hari Senin 15 Juni 2020 menghadiri Rapat Paripurna DPR RI untuk mendengarkan penyampaian pandangan 9 Fraksi atas KEM PPKF (Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal) Tahun Anggaran 2021.

KEM-PPKF adalah dokumen yang akan digunakan sebagai bahan Pembicaraan Pendahuluan dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2021.

“Kebijakan yang tertuang di dalam KEM-PPKF 2021 penting untuk dipahami kita semua karena disusun dalam kondisi yang luar biasa (extraordinary) di tengah pandemi COVID-19” kata Sri Mulyani melalui akun media sosial miliknya.

(Baca juga: KLHK Merekayasa Jumlah Hujan Untuk Pembasahan Gambut Yang Rentan Terbakar)

“KEM-PPKF kali ini didesain agar APBN tetap mampu menjadi instrumen untuk melindungi masyarakat yang paling terdampak, memperkuat ekonomi domestik, dan pemulihan kesehatan serta ekonomi nasional” lanjut Sri Mulyani.

Melalui KEM-PPKF 2021, Pemerintah memanfaatkan momentum perubahan akibat pandemi COVID-19, seperti fokus belanja negara untuk program prioritas dan untuk melakukan reformasi keuangan negara secara menyeluruh.

Disiplin fiskal sangat diperlukan agar perekonomian nasional kembali normal, sehingga setelah tahun 2022, diharapkan defisit APBN kembali di bawah 3% sebagaimana UU Keuangan Negara. Di dalam KEM-PPKF 2021, Pemerintah juga menjaga komitmen untuk terus mengawal pencapaian visi 100 tahun kemerdekaan Indonesia di 2045.

Dalam pandangan 9 fraksi, DPR mengapresiasi rencana Pemerintah untuk menjalankan kebijakan fiskal yang ekspansif pada 2021 sebagai upaya untuk menstimulus perekonomian agar segera pulih dari dampak pandemi COVID-19. DPR juga meminta agar KEM-PPKF mampu mengantisipasi risiko ketidakpastian akibat pandemi COVID-19.

# Sri Mulyani: Mengapa KEM-PPKF Dalam Siklus RAPBN Penting Untuk Dipahami Bersama?

  • 2
    Shares