Baru 1 persen Warga Timur Tengah Menerima Suntikan Pertama Vaksin Covid

Baru 1 persen Warga Timur Tengah Menerima Suntikan Pertama Vaksin Covid

Baru 1 persen Warga Timur Tengah Menerima Suntikan Pertama Vaksin Covid

WHO@reuters

REINHA.com – Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan pada hari Senin bahwa hanya 1% dari populasi Timur Tengah yang telah menerima suntikan pertama vaksin virus corona, tetapi laporan itu tidak termasuk Israel, yang saat ini dianggap sebagai pemimpin dunia vaksinasi, Agence France Press (AFP) dilaporkan.

“Sejauh ini, lebih dari 6,3 juta dosis vaksin COVID-19 telah diberikan kepada orang-orang di 12 negara,” kata kepala regional WHO yang berbasis di Kairo Ahmed al-Mandhari kepada AFP.

Dikutip dari JPost, Israel termasuk dalam laporan Eropa, terpisah dan karena itu tidak termasuk dalam angka-angka tersebut.

Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang merilis data, Wilayah Mediterania Timur (EMRO) WHO, terdiri dari 21 negara anggota dengan jumlah warga sekitar 600 juta orang. Wilayah tersebut didefinisikan sebagai cakupan dari Maroko hingga Pakistan.

Namun menurut badan tersebut, Israel bukan bagian dari kawasan Timur Tengah.

Israel sejauh ini memimpin dunia dalam hal vaksinasi per kapita, dengan empat juta warganya telah menerima dosis pertama, di antaranya 2,6 juta telah menerima suntikan kedua, saat negara itu melakukan vaksinasi terhadap keempat juta warganya pada hari Selasa.

(Baca juga: Korea Selatan Mengesampingkan Pemberian Vaksin AstraZeneca Pada Usia Lebih Dari 65 Tahun)

Pada hari Rabu, Israel mengizinkan 1.000 vaksin Sputnik V Rusia untuk ditransfer ke Jalur Gaza melalui penyeberangan perbatasan Erez, setelah mendapat persetujuan dari Kementerian Pertahanan. Israel mengontrol dua dari tiga penyeberangan utama ke Gaza, satu komersial di Kerem Shalom dan satu pejalan kaki di Erez.

Semua vaksin yang dijadwalkan untuk Gaza, membutuhkan persetujuan dari Israel untuk masuk melalui salah satu penyeberangan itu. Vaksin yang ditransfer ke Gaza pada hari Rabu berasal dari sumbangan 10.000 dosis vaksin Sputnik dari Rusia.

Vaksin untuk Palestina bukanlah Pfizer atau vaksin Modern yang dibeli Israel untuk warganya. Mereka rapuh, dan membutuhkan pendinginan khusus. Kondisi Gaza yang pasokan listriknya terbatas dan tidak stabil membuat vaksin tersebut tidak layak untuk digunakan di sana.

(Baca juga: Bom Suriah, Israel Melanggar Hukum Internasional)

Mandhari tidak menyebutkan 12 negara yang sudah divaksinasi. Namun dia mengatakan bahwa vaksin yang didistribusikan melalui program Covax akan mencapai Tunisia dan Palestina dalam beberapa minggu mendatang, AFP melaporkan.

Negara-negara yang tersisa di wilayah WHO diharapkan akan menerima 46 juta hingga 56 juta dosis vaksin AstraZeneca-Oxford, selama paruh pertama tahun ini, kata Mandhari kepada AFP.

Sejak awal pandemi, ada lebih dari enam juta kasus virus yang dikonfirmasi di seluruh wilayah EMRO, termasuk 140.000 kematian, kata Mandhari.

# Baru 1 persen Warga Timur Tengah Menerima Suntikan Pertama Vaksin Covid

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.