Israel Serukan Pembebasan Pemimpin Myanmar Suu Kyi

REINHA.com – Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi harus dibebaskan, kata Kementerian Luar Negeri Israel pada Selasa, sehari setelah kudeta militer di negara Asia Tenggara itu.
“Israel mengikuti situasi di Myanmar dengan keprihatinan,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri, “dan menyerukan pembebasan kepala negara, Aung San Suu Kyi, serta para pemimpin dan tokoh masyarakat yang telah ditangkap.”
(Baca juga: Dikudeta, Aung San Suu Kyi Serukan Perlawanan Kepada Militer)
Kementerian Luar Negeri menambahkan bahwa “Israel terus mendukung rakyat Myanmar dan proses demokratisasi, dan menyerukan perdamaian, ketenangan dan supremasi hukum di negara tersebut dan untuk pencegahan kekerasan.”
Selain itu, kementerian tersebut mengatakan telah melakukan kontak dengan kedutaan besar Israel di Yangon dan bahwa stafnya serta keluarga mereka, serta warga Israel di Myanmar, dalam keadaan baik-baik saja.
Tentara Myanmar menggulingkan pemerintah negara yang terpilih secara demokratis pada hari Senin, menangkap Suu Kyi dan menyerahkan kekuasaan kepada panglima militer Jenderal Min Aung Hlaing.
Pada Selasa pagi, organisasi berita independen melaporkan bahwa beberapa politisi yang dipenjara, termasuk Suu Kyi, dibebaskan untuk menjadi tahanan rumah.
Suu Kyi, seorang penerima Hadiah Nobel Perdamaian, menghabiskan 15 tahun di bawah tahanan rumah dalam perjuangan untuk membawa demokrasi ke Myanmar.
Dicintai di Myanmar sebagai “Sang Bunda”, Suu Kyi memenuhi impian jutaan orang saat partainya memenangkan pemilihan umum tahun 2015 yang membentuk pemerintahan sipil pertama di negara Asia Tenggara itu dalam setengah abad.
Namun, dia mengejutkan dunia dua tahun kemudian dengan menyangkal tindakan keras pimpinan militer terhadap minoritas Muslim Rohingya yang memaksa ratusan ribu orang meninggalkan negara itu.
Di Myanmar, Suu Kyi tetap dipuja tetapi dia gagal menyatukan berbagai kelompok etnis atau mengakhiri perang saudara yang telah berlangsung selama satu dekade. Dia juga mengawasi pengetatan pembatasan pers dan masyarakat sipil dan telah berselisih dengan banyak mantan sekutunya.
# Israel Serukan Pembebasan Pemimpin Myanmar Suu Kyi



