Milisi Irak Umumkan Gencatan Senjata Saat Paus Fransiskus Terbang Ke Irak

Milisi Irak Umumkan Gencatan Senjata Saat Paus Fransiskus Terbang Ke Irak

Paus Fransiskus saat dia naik pesawat kepausan (Vatican Media)

REINHA.com – Pesawat kepausan lepas landas pada jam 7:45 pagi, dan akan mendarat di Bandara Internasional Baghdad sekitar jam 2 siang waktu setempat. Ini akan menjadi kunjungan pertama kalinya Paus.

Dikutip dari VaticanNews, sebelum meninggalkan Casa Santa Marta pada Jumat pagi, Paus Fransiskus bertemu sebentar dengan sekitar selusin pengungsi Irak yang tinggal di Italia.

(Baca juga: Jumat ini Paus Fransiskus Ke Irak, “Harapan Terakhir” Perdamaian Di Timur Tengah?)

Gencatan senjata milisi Irak

Saat Paus berangkat, kelompok milisi Syiah yang aktif di Irak mengumumkan gencatan senjata sepihak. The Guardians of Blood Brigade mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan “menangguhkan setiap bentuk operasi militer selama kunjungan Paus, untuk menghormati Imam al-Sistani dan atas nama keramahan Arab.”

Dikenal dalam bahasa Arab sebagai “Saraya Awliya al-Dam”, kelompok itu mengklaim serangan roket 16 Februari di pangkalan udara koalisi pimpinan AS di Erbil, yang menewaskan satu kontraktor militer.

(Baca juga: Paus Fransiskus Meminta Kekerasan Terhadap Pengunjuk Rasa Di Myanmar Dihentikan)

Berikut jadwal kunjungan Paus Fransiskus selama di Irak dikutip dari VaticanNews.

Hari 1: Bagdad

Setibanya di Irak, Paus Fransiskus akan bertemu secara pribadi dengan Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi.

Kemudian, setelah upacara penyambutan resmi di Istana Kepresidenan, Paus Fransiskus akan mengunjungi Presiden Barham Salih. Acara publik pertama Bapa Suci akan diadakan dengan pihak berwenang, masyarakat sipil, dan korps diplomatik pada pukul 15.45 di Istana Kepresidenan.

Setelah itu, ia akan melakukan perjalanan ke Katedral Syro-Catholic dari “Our Lady of Salvation” dan bertemu dengan para uskup, pastor, religius, seminaris dan katekis.

Hari 2: Najaf, Ur, Baghdad

Pada hari Sabtu, Paus Fransiskus akan melakukan perjalanan dengan pesawat ke kota Najaf dan Ur, sebelum kembali ke Baghdad.

Karena berangkat dari Baghdad pada pukul 7:45 pagi, acara pertama Paus pada hari itu adalah kunjungan kehormatan di Najaf ke Ayatollah Sayyid Ali al-Husayni al-Sistani, yang merupakan salah satu pemimpin spiritual terkemuka Muslim Syiah Irak.

Dia kemudian akan berangkat ke Nassiryia pada pukul 10:15, untuk memimpin pertemuan antaragama di Dataran Ur tak lama setelah pukul 11:00.

Paus kemudian akan kembali ke Baghdad, di mana, pada pukul 6 sore dia akan merayakan Liturgi Ilahi di Katedral Khaldea Santo Yusuf.

Hari 3: Erbil, Mosul, Qaraqosh

Pada hari Minggu, hari ketiganya di Irak, Paus Fransiskus akan melakukan perjalanan ke Erbil, Mosul dan Qaraqosh.

Dia akan disambut setibanya di Erbil, pada pukul 8:20 pagi, oleh Presiden wilayah otonom Kurdistan Irak dan otoritas sipil di wilayah tersebut. Dia kemudian akan bertemu dengan Nechirvan Barzani dan Masrour Barzani, masing-masing Presiden dan Perdana Menteri daerah otonom, secara pribadi, sebelum berangkat dengan helikopter ke Mosul.

Di Mosul, dia akan tiba pada jam 9:35 pagi, Paus Fransiskus akan memimpin doa untuk para korban perang, di Hosh al-Bieaa (alun-alun Gereja).

Dia kemudian akan melakukan perjalanan ke Qaraqosh di mana dia akan mengunjungi umat beriman di Gereja Dikandung Tanpa Noda.

Setelah itu, ia akan kembali ke Erbil, di mana pada pukul 16.00 ia akan merayakan Misa Kudus di stadion “Franso Hariri”. Paus kemudian akan melakukan perjalanan kembali ke Baghdad, di mana dia akan tiba pada pukul 19:15.

Hari 4: Baghdad, Roma

Akhirnya, pada hari Senin, Paus Fransiskus akan berangkat dari Bandara Internasional Baghdad pada jam 9:40 pagi, setelah upacara perpisahan singkat. Dia diharapkan tiba di Bandara Ciampino Roma pada 12:55.

# Milisi Irak Umumkan Gencatan Senjata Saat Paus Fransiskus Terbang Ke Irak

  • 7
    Shares

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.