Penelitian: Facebook Sebabkan Iri Hati Dan Depresi

Penelitian: Facebook Sebabkan Iri Hati Dan Depresi

Penelitian: Facebook Sebabkan Iri Hati Dan Depresi

REINHA.com – Media sosial, seperti Facebook kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup berbagai kalangan, dari anak-anak hingga dewasa. Namun ternyata, terlalu sering menggunakan Facebook memiliki dampak yang serius terhadap kesehatan psikologi seseorang.

Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh para peneliti dari Nanyang Technological University, Bradley University, dan University of Missouri Columbia, menemukan bahwa pengguna Facebook dapat mengalami iri hati, yang akhirnya dapat menyebabkan depresi dan kesedihan yang ekstrim.

Seperti dilansir CNN, 2 Maret 2015, para peneliti melakukan survei terhadap 736 mahasiswa yang menggunakan Facebook, dan menemukan bahwa, pada dasarnya, jika seseorang diam-diam menguntit teman di Facebook, kemudian menyadari bahwa hidup orang itu tidak sebaik hidup mereka, seseorang akan merasa buruk tentang dirinya sendiri.

“Jika Facebook digunakan untuk melihat seberapa baik orang lain dari segi finansial atau betapa bahagianya seorang teman lama dalam menjalin sebuah hubungannya, hal ini yang menyebabkan kecemburuan di kalangan pengguna Facebook. Penggunaan media sosial ini dapat menyebabkan depresi,” kata Margaret Duffy, seorang profesor di University of Missouri School of Journalism.

“Fenomena ini bukan hanya fenomena yang terjadi dikalangan anak muda. Saya sudah mendekati usia paruh baya dan Facebook memiliki bagian yang besar dalam hidup saya. Saya cek Facebook di tempat kerja, di rumah, di jalan, atau di tempat-tempat dengan Wi-Fi gratis. Saya ‘up to date’ terhadap teman-teman saya, anak-anak mereka, dan apapun yang mereka lakukan. Sayangnya, ini seperti kecanduan”

“Facebook ibarat sebuah jendela kecil yang memungkinkan saya melihat kehidupan teman-teman saya. Mereka memiliki rumah yang indah, makan malam yang mewah, mereka berlibur ke tempat-tempat yang eksotis. Saya telah sampai pada kesimpulan bahwa Facebook adalah majalah gaya hidup yang menampilkan teman-teman saya, mereka yang lebih baik dari saya” lanjut Margaret. (jmw-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.