Burung Merpati Selundupkan Narkoba Ke Penjara

Burung Merpati Selundupkan Narkoba Ke Penjara

Burung Merpati Selundupkan Narkoba Ke Penjara

REINHA.com – Siapa sangka penyelundupan narkoba bisa dilakukan oleh seekor burung merpati yang tidak berakal seperti manusia. Namun tentu saja orang yang melatih burung tersebutlah yang dapat dikatakan memiliki otak yang cerdas dan cerdik untuk menjalankan rencananya.

La Reforma, sebuah penjara dengan tingkat keamanan menengah di San Rafael de Alajuela, Kosta Rika, kedatangan seekor burung merpati. Burung tersebut sudah terlatih untuk menyelundupkan narkoba ke dalam penjara tersebut. Namun sayangnya pada aksinya kali ini, ia harus tertangkap oleh penjaga penjara.

Seperti dilansir Sky News, 14 Agustus 2015, terdapat sebuah kantong zip up hitam berukuran kecil yang diikatkan ke dada binatang tersebut. Di dalam kantong tersebut berisi setidaknya 14 gram kokain dan sejumlah yang sama untuk ganja yang dimasukkan ke dalam plastik. Narkoba tersebut senilai $280 atau sekitar 3 juta rupiah.

Para petugas penjara mengatakan bahwa mereka percaya bahwa obat-obatan terlarang itu digunakan oleh seorang narapidana yang mungkin telah melatih merpati untuk bertindak sebagai karir. “Penjual narkoba menggunakan banyak cara yang tak terbayangkan untuk menjalankan usaha mereka” ucap Paul Bertozzi kepada kantor berita Spanyol Eve.

“Sebelum merpati, penjual pernah menggunakan kucing dan anjing untuk mengantar narkoba ke penjara ini. Meski praktek ini baru pertama kali terjadi di Kosta Rika, namun prakter menggunakan hewan pernah dilaporkan terjadi di Argentina pada 2013 dan di Kolombia pada tahun 2011.” lanjutnya (rsn- reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.