Laut Tercemar, Kelomang Tinggal Di Tutup Pasta Gigi
REINHA.com – Kita seringkali tidak menyadari apa dampak dari kebiasaan membuang sampah sembarangan, padahal tidak jarang kita melihat langsung dampaknya. Apa yang dilihat oleh seorang pria di pantai Kuba, merupakan salah satu dampak dari kebiasaan membuang sampah sembarangan.
Seperti dilansir Dailymail, 22 September 2015, seorang pengguna media sosial Reddit, membagikan kisahnya saat menemukan pemandangan miris di pantai Kuba. Ia melihat seekor kelomang, jenis kepiting kecil yang hidup di cangkang siput laut, berkeliaran di pantai dengan membawa sebuah tutup pasta gigi di punggungnya.
Kelomang merupakan kepiting kecil dengan tangan-tangan kecil yang keras namun bertubuh lunak, karena itu ia harus mencari cangkang siput laut yang sudah kosong untuk melindungi tubuhnya dari predator. Jika kelomang tumbuh besar, ia akan melepaskan cangkangnya dan mencari cangkang siput yang lebih besar.
Miris, kelomang kecil itu terpaksa melindungi bagian tubuh lunaknya dengan menggunakan sebuah tutup pasta gigi. Ini mengungkapkan kenyataan pahit bahwa pencemaran sampah di lautan telah berdampak buruk pada habitat hewan laut.
Studi terbaru menunjukkan bahwa setiap tahunnya sebanyak 12,7 juta ton sampah mencemari lautan. Angka ini meningkat dari penelitian sebelumnya yang menunjukkan sebanyak 8 juta ton sampat mencemari lautan setiap tahunnya. Dr Jenna Jambeck, dari University of Georgia, AS, mengatakan bahwa pencemaran limbah ini dapat membahayakan kehidupan yang ada di laut.
Kura-kura seringkali mengira kantong plastik sebagai ubur-ubur dan memakannya, plastik akan menyangkut di perut mereka dan membuat mereka mati. Ini juga terjadi pada burung laut, yang mengira plastik yang mengambang sebagai makanan. (rsn-reinha)



