Hilang 20 Tahun, Dokter Ini Ditemukan Sebagai Pertapa

Hilang 20 Tahun, Dokter Ini Ditemukan Sebagai Pertapa

Hilang 20 Tahun, Dokter Ini Ditemukan Sebagai Pertapa

REINHA.com – Seorang dokter asal Spanyol yang menghilang 20 tahun yang lalu dan telah dinyatakan meninggal, telah ditemukan kembali. Yang membuat banyak orang terkejut adalah karena ia hidup sebagai seorang pertapa di sebuah hutan di Italia.

Carlos Sanchez Ortiz de Salazar, 47 tahun, ditemukan secara tidak sengaja dua minggu yang lalu oleh dua orang pemetik jamur di hutan dekat Scarlino, sebuah kota kecil di Tuscany. Carlos digambarkan memiliki wajah yang kotor dan jenggot yang besar dan panjang.

“Saya seorang Spanyol, nama saya Carlos dan saya telah tinggal di sini selama 20 tahun” ucap Carlos kepada dua pemetik jamur itu, seperti dilansir Mirror, 11 November 2015.

Dia menunjukkan kepada mereka kartu identitasnya, mereka kemudian mengambil foto dari paspor tersebut. Namun Carlos menolak untuk difoto dan pergi meninggalkan mereka.

Pada tahun 1995, Carlos menghilang dari rumahnya di Sevilla. Saat itu Carlos menderita depresi yang parah, diduga ia pergi atas kehendaknya sendiri. Bertahun-tahun ia tidak diketahui keberadaannya sehingga ia kemudian dinyatakan telah meninggal dunia.

Kini ayah dan ibu Carlos melakukan perjalanan ke Italia setelah mendengar kabar tentang anaknya. Mereka dibantu lembaga sosial yang menduduk pencarian orang hilang, Italia Penelope Association. Namun ayah dan ibu Carlos tidak dapat bertemu dengannya.

Antonio La Scala dari Italia Penelope Association mengatakan bahwa akan sangat sulit untuk menemukannya, karena ia telah menghilang lagi dan tidak ada berita tentang keberadaannya sekarang.

Orang tua Carlos merasa cukup senang hanya dengan melihat foto dari paspor anaknya. “Itu dia, itu Carlos kami. Dia hidup dan itu adalah hal yang paling penting” ucap ayah Carlos.

Namun ibu Carlos mengatakan bahwa mereka akan terus mencari Carlos. “Kami menghormati kehendaknya untuk hidup bebas, tapi kami tidak akan pergi sampai kami dapat memeluk tubuhnya, bahkan jika itu hanya untuk yang terakhir kali” ucap ibu Carlos. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.