NASA Prediksi El Niño Hantam Amerika Di Awal 2016
REINHA.com – Badai El Niño yang telah menciptakan kekacauan cuaca di seluruh dunia pada tahun 2015 ternyata tidak berhenti sampai di situ. NASA memprediksi El Niño masih akan terus tumbuh bergerak dan kembali menciptakan kekacauan cuaca yang tak kalah besarnya di tahun 2016. Dan dampak paling parah akan dirasakan di wilayah Amerika Serikat pada awal tahun 2016.
Pada tahun 2015 El Niño telah melemahkan hujan di wilayah Asia Tenggara dan mempertipis curah hujan di Indonesia. Kondisi ini memberikan kontribusi terhadap kebakaran hutan besar-besaran yang terjadi di Indonesia sepanjang 2015.
El Niño juga terlibat dalam terciptanya gelombang panas India yang disebabkan oleh hujan yang tertunda, pemutihan karang meluas yang merusak terumbu karang di Pasifik, kekeringan di Afrika Selatan, banjir di Amerika Selatan dan musim badai yang memecahkan rekor di Pasifik tropis bagian timur.
El Niño 2015 telah menciptakan kekacauan cuaca di seluruh dunia. Selama beberapa bulan ke depan, diperkirakan El Niño akan memberikan dampak terbesar di wilayah Amerika Serikat” ucap juru bicara NASA, seperti dilansir Dailymail, 30 Desember 2015.
Peramal cuaca dari National Oceanic and Atmospheric Administration mengatakan bahwa pergeseran El Niño ke wilayah Amerika Serikat akan dimulai dalam waktu dekat, mengantarkan beberapa bulan kondisi yang relatif dingin dan basah di seluruh Amerika Serikat bagian selatan, dan kondisi yang relatif hangat dan kering di Amerika Serikat bagian utara. (rsn-reinha)



