Perusahaan AS Campur Serbuk Kayu Dalam Produk Keju
REINHA.com – Serbuk kayu atau yang dikenal dengan sebutan pulp, merupakan bahan baku pembuatan kertas. Karena itu sangat mengejutkan ketika sebuah perusahaan Amerika Serikat yang telah memproduksi dan memasarkan keju selama hampir 30 tahun, ternyata mencampurkan pulp ke dalam produk keju Parmesan yang mereka olah.
Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) baru-baru ini telah menemukan kasus kecurangan dalam pengolahan makanan yang mengejutkan dunia. Ternyata produk keju yang mengaku mengandung 100 persen keju Parmesan, dalam pengolahannya seringkali dicampurkan dengan bahan yang bahkan tidak layak disebut ‘makanan’, yaitu pulp.
Seperti dilansir Time, 16 Februari 2016, pulp adalah bahan berserat lignoselulosa yang disiapkan oleh kimia atau mekanis memisahkan serat selulosa dari kayu , tanaman serat atau limbah kertas. Sumber serat kayu diperlukan untuk pembuatan pulp adalah 45% residu sawmill, 21% kayu dan keripik, dan 34% kertas daur ulang.
Pulp merupakan salah satu bahan baku yang paling melimpah di seluruh dunia. Bahan ini salah satunya digunakan sebagai bahan baku pembuatan kertas. Tentu saja pulp tidak seharusnya menjadi bahan baku makanan.
FDA tentu saja tidak tinggal diam dan akan menjatuhkan hukuman kepada perusahaan yang telah melakukan penipuan yang membahayakan kesehatan para pecinta keju. Cheese Castle, salah satu perusahaan keju yang telah berdiri hampir 30 tahun, telah terbukti mencampurkan pulp ke dalam keju parmesan. Pemimpin perusahaan ini kabarnya akan dihukum hingga 1 tahun penjara dan denda sebesar $ 100.000.
Menurut uji laboratorium yang dilakukan oleh Bloomberg, ternyata tidak hanya keju parmesan produksi Cheese Castle yang mengandung pulp. Banyak produk-produk keju yang ditemukan mengandung selulosa yang terbuat dari pulp. Produk keju dari Jewel-Osco mengandung 8,8 persen selulosa, produk keju dari Wal-Mart Stores Inc mengandung 7,8 persen selulosa. Bahkan merek keju yang telah mendunia, Kraft, memiliki 3,8 persen selulosa. (rsn-reinha)



