Penelitian: Emosi Ternyata Dikendalikan ‘Otak Kedua’

Penelitian: Emosi Ternyata Dikendalikan ‘Otak Kedua’

Penelitian: Emosi Ternyata Dikendalikan ‘Otak Kedua’

REINHA.com – Kesehatan emosional selama ini dianggap sebagai kendali penuh dari otak seseorang. Tapi ternyata kendali penuh kesehatan emosional tidak dipegang oleh otak. Penelitian para ilmuwan yang baru-baru ini dipublikasikan menunjukkan fakta yang cukup mengejutkan. Ternyata emosi dikendalikan oleh ‘otak kedua’ yang berada di perut atau yang oleh para ilmuwan digambarkan dengan ‘otak usus’.

Para ilmuwan selama ini mengenal hormon bernama serotonin (happy hormon)yang berfungsi untuk menjaga emosi tetap bahagia. Ternyata hormon ini tidak hanya diproduksi di otak, melainkan di satu bagian di usus.

Selama bertahun-tahun para ilmuwan telah melakukan serangkaian penelitian dan percobaan yang menyangkut hal ini. Mereka akhirnya menemukan bahwa sebanyak 95% serotonin yang diproduksi tubuh berasal dari usus, bukan dari otak. Karena itu semua orang perlu menjaga kesehatan usus untuk tetap memperoleh jumlah serotonin yang cukup.

Pada tahun 2011, sebuah penelitian menemukan bahwa relawan yang mengkonsumsi dua jenis bakteri , helveticus lactobacillus dan Bifidobacterium longum, selama 30 hari mengalami kurang depresi dan kecemasan dibandingkan sebelum mereka mengkonsumsi bakteri tersebut.

Lainnya, penelitian terbaru di UCLA menemukan bahwa wanita yang makan dua bakteri yang mengandung yoghurt setiap hari selama satu bulan menunjukkan penurunan aktivitas di bagian otak yang memproses emosi, dan meningkatkan aktivitas serupa di bagian usus.

Seperti dilansir Dailmail, 22 Desember 2016, hal ini menyimpulkan bahwa usus tidak hanya berperan penting untuk kesehatan tubuh, tapi juga memiliki peran yang sangat penting bagi kesehatan emosional seseorang. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.