Dijadikan Wine, Ribuan Harimau Dibiarkan Mati Kelaparan

Dijadikan Wine, Ribuan Harimau Dibiarkan Mati Kelaparan

Dijadikan Wine, Ribuan Harimau Dibiarkan Mati Kelaparan

REINHA.com – Sejumlah peternakan harimau yang menyamar sebagai kebun binatang di Guangxi, China, telah ditemukan dengan sengaja membiarkan ribuan harimau mati kelaparan. Tulang dari harimau-harimau yang mati digunakan untuk membuat wine tulang harimau, minuman yang oleh penduduk China dipercaya memberikan banyak manfaat kesehatan.

Menurut situs Sina, salah satu alasan utama pemilik kebun binatang untuk peningkatan perdagangan harimau adalah profitabilitas yang menurun dari usaha kebun binatang. Pemilik tidak bisa lagi hanya mengandalkan dari jumlah pengunjung yang terus berkurang, untuk menghasilkan uang.

Seperti dilansir Shanghaiist, 26 Maret 2016, seorang pekerja di salah satu kebun binatang di Guilin membantah bahwa mereka dengan sengaja membiarkan harimau-harimau mati kelaparan. “Ada begitu banyak harimau, tidak mudah untuk memastikan mereka semua makan dengan baik ”

Sebelumnya pada tahun 2010, 11 ekor harimau dilaporkan telah mati kelaparan di sebuah kebun binatang di Shenyang setelah pemiliknya kehabisan uang. Pada saat itu seorang petugas kebun binatang memberi alasan bahwa kebun binatang mereka dalam kondisi krisis keuangan dan mereka belum mampu memberikan makanan yang cukup untuk harimau dalam dua tahun terakhir.

The Guardian melaporkan bahwa ada 5.000 sampai 6.000 harimau yang hidup di 200 peternakan di seluruh China. Kulit, tulang, gigi dan berbagai bagian lain dari hewan ini bisa dijual sekitar 65.000 yuan. Jumlah yang membuat beberapa kebun binatang tergiur dan beralih ke bisnis peternakan harimau ilegal.

Wine tulang harimau secara tradisional diyakini dapat membawa banyak manfaat kesehatan, meningkatkan sirkulasi dan menyembuhkan arthritis, dan menambah gairah. Minuman ini dipandang sebagai simbol status sosial oleh konsumen kaya. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.