Terdampar, 3 Pelaut Buat Tanda Dari Daun Palem
REINHA.com – Tiga orang pelaut terdampar di sebuah pulau tak berpenghuni di samudera Pasifik. Mereka akhirnya membuat tanda besar bertuliskan ‘HELP’ dengan menggunakan daun pohon palem di pinggir pantai. Mereka selamat setelah tiga hari kemudian, tim penyelamat yang terbang di sekitar hilangnya para pelaut akhirnya melihat tanda tersebut.
Tiga pelaut yang berlayar menggunakan kapal kecil pada hari Senin lalu dilaporkan telah hilang setelah ombak besar menghantam kapal mereka. Aircrew angkatan laut P-8 yang beroperasi di Misawa Air Base, Jepang, menerima laporan hilang hanya dua jam setelah mereka hilang.
Seperti dilansir Dailymail, 9 April 2016, tim penyelamat kemudian mencari keberadaan para pelaut itu. Mereka akhirnya menemukan tiga orang itu di Fanadik Island, satu dari 600 pulau kecil di Mikronesia. Tulisan ‘HELP’ berwarna hijau besar membuat mereka berhasil ditemukan.
Para pelaut itu mengaku berenang melawan ombak sejauh dua mil menuju pulau tak berpenghuni tersebut. Mereka kemudian mencari cara agar kru penyelamat dapat menemukan mereka dengan lebih cepat. Mereka memutuskan untuk menggunakan tak tik kuno dengan membuat tulisan menggunakan daun palem.
Mereka akhirnya menebangi pohon palem yang banyak tumbuh di tepi pantai dan menggunakan daunnya untuk membuat tulisan HELP besar di pantai. Dan itu terbukti sangat membantu. Mereka semua berhasil diselamatkan. (rsn-reinha)



