Apa Benar Gorila Ingin Bunuh Anak Yang Jatuh? Ini Kata Ahli Primata
REINHA.com – Insiden jatuhnya seorang anak ke kandang gorila di Kebun Binatang Cincinnati, Ohio, pada Sabtu yang lalu menimbulkan kontroversi. Banyak orang yakin bahwa sebenarnya gorila hanya ingin melindungi anak yang jatuh itu, dan tidak bermaksud menyakitinya. Namun pihak kebun binatang mengklaim bahwa tindakan mereka dengan menembak mati gorila itu merupakan langkah terbaik.
Menanggapi kehebohan yang timbul pasca insiden tersebut, Dr Emily Bethell, seorang ahli perilaku primate mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi saat anak 4 tahun itu terjatuh.
(Baca juga: Lindungi Anak Yang Jatuh Ke Kandang, Gorila Ini Malah Ditembak Mati)
Berdasarkan bahasa tubuh gorila yang dilihatnya di video insiden tersebut, Dr Emily mengungkapkan bahwa bahasa tubuh gorila bernama Harambe itu benar-benar berarti. “Harambe jelas bersikap protektif terhadap anak itu” ucap Dr Emily, seperti dilansir Mirror, 31 Mei 2016.
“Tidak ada tanda-tanda gorila menjadi agresif dalam arti ia ingin menyakiti anak itu atau melakukan hal jahat lain. Ancaman terbesar bagi anak itu adalah ketika gorila berpindah dengan menyeretnya, itu bisa menyebabkan beberapa luka. Tapi bahasa tubuh gorila itu memiliki arti melindungi”
“Saya berspekulasi bahwa anak itu adalah stimulus baru, dia sesuatu yang baru dan menarik baginya. Gorila belum pernah melihat seorang anak dalam jarak sedekat itu. Anak itu jelas tidak terancam oleh gorila itu, sehingga tidak perlu petugas kebun binatang untuk membunuhnya. Justru sangat menguntungkan bagi anak itu karena ada gorila yang menghampirinya, sehingga ia terlindungi dari gorila yang lain” lanjut Dr Emily. (rsn-reinha)



