Facekini, Tren Baru Pelindung Wajah Di China

Facekini, Tren Baru Pelindung Wajah Di China

Facekini, Tren Baru Pelindung Wajah Di China

REINHA.com – Untuk melindungi kulit wajah dari sinar matahari saat berlibur di pantai, biasanya orang-orang menggunakan topi atau krim anti sinar matahari (suncream). Namun sepertinya bagi sejumlah penduduk China, topi dan sunscream saja belum cukup untuk melindungi kulit mereka dari bahaya UVA dan UVB yang terdapat pada matahari. Karena itu baru-baru ini Facekini menjadi tren baru pelindung wajah di China.

Facekini merupakan masker wajah yang dirancang untuk melindungi orang-orang dari iritasi kulit yang disebabkan oleh sinar matahari. Tidak diketahui dengan pasti siapa pencetus ide pembuatan masker yang bentuknya menutupi seluruh wajah hingga kepala mirip topeng penjahat. Walaupun begitu, menggunakan Facekini mulai menjadi tren bagi pengunjung pantai-pantai di China.

Media Sunday People menerbitkan foto-foto eksklusif yang diambil di sebuah pantai di Qingdao, China. Foto-foto tersebut menunjukkan pengunjung pantai yang mengenakan aksesoris baru tersebut. Mereka menggunakannya untuk sekedar bermain di tepi pantai, bahkan ada juga yang mengenakannya untuk berenang di laut.

Seperti dilansir Mirror, 9 Juli 2016, Facekini terbuat dari bahan elastis yang biasa digunakan untuk pembuatan pakaian renang. Sama fungsinya dengan pakaian renang, Facekini diklaim dapat memblokir 99,8 persen sinar UVA dan UVB yang berbahaya bagi kulit. Bagi pengguna dengan kulit berminyak, Facekini juga dapat membuat wajah terbebas dari minyak berlebih. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.