
Terkunci Di Dalam Mobil, Balita Kembar Meninggal
REINHA.com – Dua balita perempuan kembar meninggal setelah terkunci di dalam sebuah mobil bersuhu panas di Carrollton, Georgia, pada hari Kamis lalu. Dua balita yang baru berusia 15 bulan itu ditinggalkan oleh orang tuanya di kursi belakang mobil dengan dipasangkan sabuk pengaman.
Suhu udara pada sore itu diperkirakan sekitar 87-90 derajat Fahrenheit, suhu di dalam mobil pasti jauh lebih panas lagi. Anak-anak itu ditemukan oleh warga sekitar dalam kondisi lemas. Warga kemudian menghubungi polisi dan berusaha mengeluarkan anak-anak itu dari mobil sport tersebut.
Ketika polisi tiba, warga telah berhasil mengeluarkan anak-anak itu dan berusaha mendinginkan suhu tubuh mereka.
“Ada beberapa orang memegang balita di kolam renang dan menempelkan kantung es, apapun mereka lakukan untuk mendinginkan anak-anak itu” ucap polisi Carrollton, Capt. Chris Dobbs, seperti dilansir NBC News, 5 Agustus 2016.
Polisi segera membawa anak-anak itu ke rumah sakit terdekat untuk segera diberi pertolongan. Namun sayang, anak-anak itu meninggal dunia setibanya di rumah sakit.
Ayah dari anak kembar itu diinterogasi oleh polisi dan akan dijerat hukuman. Sementara itu dilaporkan bahwa ibu mereka sedang berada di Atlanta ketika insiden itu terjadi. Petugas medis akan memberikan laporan lengkap tentang penyebab kematian dua balita malang itu.
Kematian anak-anak di bawah 14 tahun yang disebabkan oleh suhu panas di dalam kendaraan sudah seringkali terjadi. Setidaknya sebanyak 685 anak-anak di Amerika Serikat meninggal di dalam kendaraan bersuhu panas sejak tahun 1998. Pada tahun 2015 saja, dilaporkan ada 25 kasus kematian dengan penyebab serupa. (rsn-reinha)


