Ditemukan Cacing Pita Patogen Di Tubuh Anak 3 Tahun

Ditemukan Cacing Pita Patogen Di Tubuh Anak 3 Tahun

Ditemukan Cacing Pita Patogen Di Tubuh Anak 3 Tahun

REINHA.com – Seekor cacing pita yang belum pernah ditemukan di tubuh manusia, telah ditemukan di tubuh seorang anak berusia tiga tahun di Australia Selatan. Cacing pita yang mampu tubuh hingga 12 meter ini menginfeksi anak laki-laki itu setelah ia secara rutin mengkonsumsi ikan mentah.

Balita yang tinggal di Eyre Peninsula dekat Port Lincoln, Australia Selatan, merupakan anak dari seorang ayah yang gemar memancing ikan. Ia seringkali memakan hasil pancingan ayahnya, termasuk southern bluefin tuna, spotted sillago dan southern goatfish.

Anak itu dibawa ke sebuah klinik medis oleh orang tuanya pada Juli 2015 setelah memiliki nafsu makan yang buruk dan diare selama satu bulan. Di tubuh anak itu ditemukan cacing pita besar yang selama ini belum pernah ditemukan ada di tubuh manusia.

Sampel dari cacing pita itu kemudian dikirim ke Murdoch University, untuk diidentifikasi spesies. Tim peneliti telah merilis hasil penelitian pada hari Kamis kemarin, setelah satu tahun penelitian.

Cacing diidentifikasi sebagai cacing pita pathogen yang paling sering ditemukan pada mamalia pemakan ikan, seperti beruang dan singa laut.

“Orang yang makan ikan segar terutama ikan laut mentah adalah yang paling berisiko terinfeksi cacing ini” Profesor Andrew Thompson dari Murdoch University.

“Sushi dan sashimi sekarang tersedia tidak hanya di restoran, tetapi juga dijual di banyak toko kelontong. Pemasar harus mempertimbangkan pembubuhan label untuk kemasan, meyakinkan konsumen bahwa persiapan yang tepat telah selesai untuk meminimalkan risiko terinfeksi cacing pita” lanjut Profesor Andrew. (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.