Pasangan Ini Membuka Hadiah Pernikahan Setelah 9 Tahun

Pasangan Ini Membuka Hadiah Pernikahan Setelah 9 Tahun

Pasangan Ini Membuka Hadiah Pernikahan Setelah 9 Tahun

REINHA.com – Kathy dan Brandon Gunn, pasangan suami istri asal Michigan, Amerika Serikat, telah menikah sejak September 2007. Saat itu mereka mendapatkan hadiah pernikahan yang sangat unik dari bibi Kathy, Alison. Pasangan ini baru membuka hadiah tersebut 9 tahun kemudian.

Alison memberikan hadiah di dalam kotak putih dan sebuah amplop dibagian luar yang bertuliskan “Jangan dibuka sampai pertengkaran pertama”. Pasangan ini menuruti tulisan tersebut dan menyimpan hadiah itu. Dalam pernikahan mereka, mereka seringkali bertengkar, berselisih dan berbeda pendapat, namun mereka lupa untuk membuka hadiah tersebut.

Hingga suatu hari, setelah 9 tahun pernikahan mereka, mereka menghadiri sebuah pernikahan dan memperbincangkan tentang hadiah pernikahan. Saat itu mereka ingat bahwa ada satu hadiah pernikahan mereka yang belum mereka buka, hadiah dari bibi Alison.

“Saya terkenang akan hari pernikahan kami 9 tahun yang lalu, dan mencoba mengingat hadiah apa yang paling berarti bagi saya. Tiba-tiba saya ingat, kalau hadiah yang paling berarti masih tersimpan di dalam lemari dan belum dibuka” tulis Kathy di akun media sosialnya.

Seperti dilansir Dailymail, 9 September 2016, Kathy dan Brandon menebak bahwa isi hadiah itu adalah kunci untuk menyelamatkan pernikahan, yang belum diketahui para pemula. Namun tebakan mereka salah, hadiah itu ternyata berisi dua gelas anggur, vas, beberapa produk mandi, dan sejumlah uang tunai.

Di dalam amplop berisi dua carik kertas pesan yang ditujukan Kathy dan Brandon. Pesan untuk Kathy, “Kathy, belilah pizza, udang atau sesuatu yang kalian berdua sukai. Setelah itu siap-siap mandi”. Pesan untuk Brandon, “Brandon, belilah bunga dan sebotol anggur”.

Dalam postingan di media sosialnya, Kathy menjelaskan bahwa hadiah itu melambangkan hal yang sangat penting. “Hadiah itu entah bagaimana mengajarkan kami tentang toleransi, pemahaman, kompromi dan kesabaran. Itu bukan alat untuk memelihara pernikahan yang harmonis, hal itu ada dalam diri kita sendiri” (rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.