Paus Fransiskus: Membunuh Atas Nama Tuhan Adalah Setan

Paus Fransiskus: Membunuh Atas Nama Tuhan Adalah Setan

Paus Fransiskus: Membunuh Atas Nama Tuhan Adalah Setan

REINHA.com – Pemimpin Gereja Katolik, Paus Fransiskus, menghadiri Santa Marta, California, pada hari Rabu, 14 September 2016. Di hadapan puluhan jemaat Santa Marta dan disiarkan langsung oleh stasiun televisi Vatikan, Paus mengatakan bahwa membunuh atas nama Tuhan adalah setan.

Paus menggambarkan Imam Perancis asal Rouen, Pastor Jacques Hamel, yang tewas dibantai pengikut ISIS pada bulan Juli lalu, sebagai bagian dari rantai martir Kristen yang berjalan sepanjang sejarah Gereja Katolik.

Berbicara kepada Uskup Agung Dominque Lebrun asal Rouen dan 80 jemaat lain dari keuskupan, Paus mengatakan bahwa “membunuh atas nama Tuhan adalah setan”.

“Ini adalah kisah yang berulang di Gereja, dan hari ini, ada lebih banyak martir di Kristen daripada yang ada di awal Kekristenan. Ada orang-orang Kristen yang dibunuh, disiksa, dipenjara, digorok lehernya karena mereka tidak menyangkal Yesus Kristus” ucap Paus.

“Sejarah ini berlanjut dengan Bapa Jacques. Ia adalah bagian dari rantai martir. Pastor Jacques Hamel dibunuh saat ia merayakan pengorbanan penyaliban Kristus. Seorang pria yang baik, seorang pria lemah lembut, seorang pria yang selalu berusaha untuk membangun perdamaian, telah dibunuh. Ini adalah benang penganiayaan setan”

“Apa yang menyenangkan setan itu adalah jika semua agama membuat pengakuan ‘membunuh atas nama Tuhan adalah setan’ “

Paus Fransiskus menyimpulkan kotbahnya dengan mengajak jemaat berdoa untuk Pastor Jacques, agar beliau memberikan kelemahlembutan, persaudaraan, perdamaian dan keberanian pada semua orang untuk mengatakan kebenaran, bahwa membunuh atas nama Tuhan adalah setan. (radiovaticana/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.