Militer Rusia Uji Coba Drone Bawah Laut

Militer Rusia Uji Coba Drone Bawah Laut

Militer Rusia Uji Coba Drone Bawah Laut

REINHA.com – Militer Rusia saat ini sedang menguji coba sebuah drone berupa robot kendaraan yang mencakup pelampung mengambang dan glider bawah air. Drone yang akan beroperasi di bawah laut ini akan digunakan untuk memantau misi kapal selam patroli.

Diberi nama Fugu, drone ini merupakan kombinasi teknologi yang tidak biasa. Fugu memiliki bagian mengambang yang terlihat seperti papan selancar, dan memiliki bagian bawah berupa glider yang berfungsi sebagai mesin penggerak. Benda ini akan mampu mengubah posisi mengapung naik turun, dan menggunakan sirip untuk melakukan gerakan jungkat-jungkit seperti dalam propulsi.

Glider di dalam air memiliki daya tahan yang sangat tinggi karena mereka memerlukan hanya sebagian kecil dari energy. AUV lebih tradisional dengan tidak dilengkapi motor listrik.

“Fugu dimaksudkan untuk digunakan baik sebagai platform sensor dan relay komunikasi, yang akan memungkinkan kapal selam berkomunikasi melalui link satelit tanpa permukaan dan mengekspos ke musuh. Ini adalah robot otonom dengan daya tahan hampir tak terbatas” ucap Mikhail Ryabtsov, kepala MAKO pengembang drone.

Baterai dari bagian glider Fugu diisi ulang oleh panel surya yang dipasang di bagian pelampung. Pelampung membawa peralatan komunikasi satelit dan sensor untuk memantau cuaca dan data lingkungan lainnya. Glider memberikan propulsi, memonitor laut dengan beberapa sonars, dan memiliki modem akustik untuk bertukar sinyal dengan kapal selam.

Drone tanpa berawak itu saat ini sedang menjalani uji coba di pusat uji penelitian robot Kementerian Pertahanan. (rt/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.