
Virus Tikus Langka Menyerang 8 Orang Di AS
REINHA.com – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention – CDC) di Amerika Serikat menyatakan bahwa saat ini ada 8 orang di negara bagian Illinois dan Wisconsin yang telah terjangkit virus tikus langka. Faktor utama penyebab menjangkitnya virus tersebut diyakini akibat kontak yang dilakukan penderita dengan tikus.
Virus langka ini dikenal dengan nama virus Seoul, yang merupakan keluarga dari virus hewan pengerat Hantavirus. Hantavirus diidentifikasi pada tahun 1993 dan pada tahun 2012 telah menyerang Taman Nasional Yosemite dan menewaskan tiga orang yang sedang berkemah.
Seseorang akan terinfeksi virus ini jika mereka melakukan kontak dengan tikus, dalam kasus di Illinois dan Wisconsin karena kontak dengan tikus yang dijadikan hewan peliharaan. Seseorang juga akan terinfeksi jika mereka menghirup debu yang terkontaminasi dengan kotoran hewan pengerat.
“Salah satu penderita merupakan seorang peternak hewan peliharaan di Wisconsin. Ia dirawat di rumah sakit sejak Desember 2016 akibat demam, sakit kepala, dan gejala lainnya” tulis pihak CDC dalam sebuah pernyataan.
“Gejala-gejala terserang virus ini yaitu demam, sakit kepala parah, nyeri punggung dan perut, menggigil, penglihatan kabur, mata merah, dan ruam. Dalam kasus yang jarang, infeksi juga dapat menyebabkan penyakit ginjal akut. Namun tidak semua orang yang terinfeksi virus ini mengalami gejala-gejala tersebut. Kebanyakan orang yang terinfeksi virus Seoul pulih dengan sendirinya” lanjut pernyataan tersebut.
CDC bekerja sama dengan dua departemen kesehatan negara kini masih menyelidiki penyebaran virus tersebut, untuk mempermudah petugas kesehatan untuk mengambil tindakan pencegahan penyebaran wabah tersebut.
Virus ini tidak menular antar manusia dan tidak dapat ditularkan dari jenis hewan peliharaan yang lain. Namun CDC menghimbau masyarakat untuk mencuci tangan, menghindari gigitan atau cakaran, ketika melakukan kontak dengan hewan pengerat. Dan bagi yang memelihara hewan pengerat untuk memberikan perawatan rutin untuk hewan peliharaan mereka. (rt/rsn-reinha)


