Vaksin Flu Babi Membuat Anak Ini Memimpikan Orang Mati

Vaksin Flu Babi Membuat Anak Ini Memimpikan Orang Mati

REINHA.com – Vaksinasi lazim diberikan kepada anak-anak untuk menghindari penyakit akibat virus, namun yang dialami oleh anak laki-laki usia 11 tahun ini malah sebaliknya. Sam Forbes asal Inggris menderita 13 masalah neurologis kronis setelah ia menerima suntikan vaksin Pandemrix untuk mencegah flu babi.

Sam bersama dengan 6 juta orang lainnya menerima suntikan vaksin Pandemrix di tahun 2010, saat itu usianya baru 4 tahun. Salah satu masalah kesehatan yang dialaminya adalah penyakit narkolepsi, Sam bisa jatuh tertidur secara tiba-tiba sebanyak 15 kali setiap harinya.

Tak hanya tertidur tiba-tiba, Sam juga selalu mengalami mimpi buruk dalam tidurnya. Dalam mimpi, Sam seringkali melihat orang mati dan mencium bau busuk dari mayat. Hal ini membuat Sam menderita cemas dan depresi yang mengakibatkan perubahan perilaku dalam menjalani kehidupan sosialnya.

“Dalam mimpinya ia bisa melihat dan mencium bau orang mati. Suatu malam dia bangun dan memberitahu kami bahwa dia mencium daging busuk dalam mimpinya. Dia bangun ketakutan dan ketika dia kembali tidur, mimpi akan dimulai lagi dari mimpi terakhir” ucap ibu Sam, Di Forbes.

Sam juga didiagnosis menderita catoplexy, mirip dengan epilepsi tapi lebih tahan lama. Sistem regulasi panasnya rusak, sehingga di bawah sinar matahari yang hangat Sam dapat terserang hipotermia.

“Mimpi buruk keluarga dimulai tak lama setelah Sam menerima suntikan vaksin. Teman-teman Sam yang pertama kali melihat perubahan perilakunya. Sam menjadi nakal dan berbeda dari biasanya. Dia anak yang cerdas, namun sejak menerima suntikan vaksin ia mengalami kemunduran dan perilakunya berubah” lanjut Di.

Selama 5 tahun, keluarga Sam berusaha memperjuangkan klaim kompensasi atas pengaruh buruk dari vaksin Pandemrix. Sekarang orang tua Sam, Di dan Mick Forbes, berharap keputusan pengadilan akan mengakhiri pertempuran mencari keadilan bagi anaknya, juga untuk korban yang lain. (mirror/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.