Rusia Kembangkan Alternatif Antibiotik Untuk Lawan Superbug

Rusia Kembangkan Alternatif Antibiotik Untuk Lawan Superbug

REINHA.com – Selama ini obat antibiotik menjadi andalan para pelaku medis untuk melawan infeksi bakteri berbahaya atau yang disebut ‘superbug’. Namun resistensi antibiotik yang terus berkembang membuat obat ini tidak mampu lagi mengatasi masalah tersebut. Hal ini membuat pemerintah Rusia mengembangkan obat alternatif bagi antibiotik.

Dikatakan oleh Menteri Kesehatan Rusia, Veronika Skvortsova, bahwa penyakit yang resisten terhadap antimikroba dan antibiotik menjadi masalah utama saat ini. Karena itu bidang kesehatan Rusia kini mengembangkan obat baru yang dapat dijadikan alternatif pengganti antibiotik klasik.

“Isu resistensi antimikroba dan antibiotik benar-benar meningkat. Ini sangat penting bagi dunia seluruh dunia dan juga untuk Rusia. Resistensi antimikroba dan antibiotik telah berkembang dalam beberapa dekade terakhir. Hal ini telah menunjukkan fakta bahwa banyak obat antibiotik yang sudah tidak mampu bekerja dengan baik” ucap Skvortsova.

Menurut Skvortsova, resistensi antimikroba dan antibiotik telah berkembang disebabkan karena beberapa produk makanan, termasuk daging, yang didalamnya sudah mengandung antibiotik. Selain itu, di Rusia, orang biasa menggunakan antibiotik untuk “pengobatan sendiri”, bahkan saat mereka tidak membutuhkannya.

“Orang-orang membelinya [antibiotik] dan menggunakannya tanpa resep. Akibatnya, tubuh dan mikroorganisme menyesuaikan diri dengan antibiotik ini” lanjut Skvortsova.

Skvortsova mengatakan bahwa Rusia saat ini sedang mengembangkan strategi untuk memerangi resistensi antimikroba, mengambil posisi terdepan di dunia dalam bidang ini.

“Laboratorium penelitian terkemuka kami sedang mengembangkan kelas obat baru yang merupakan alternatif antibiotik klasik. Obat tersebut bekerja secara berbeda dari antibiotik, sehingga pasien tidak akan mengembangkan resistensi antimikroba dan antibiotik”

Skvortsova juga menambahkan bahwa jika obat tersebut telah dikonfirmasi lulus uji klinis, maka Rusia akan menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan pendekatan baru yang radikal untuk melawan resistensi antimikroba dan antibiotik. (rt/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.