Remaja Jepang Ditangkap Setelah Ciptakan Ransomware

Remaja Jepang Ditangkap Setelah Ciptakan Ransomware

REINHA.com – Polisi Jepang telah menangkap seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun yang telah menciptakan dan mendistribusikan ransomware. Takatsuki dari Prefektur Osaka, Jepang, menciptakan ransomware tersebut untuk memanfaatkan korban secara finansial.

Siswa yang masih duduk di bangku SMA tersebut diduga menciptakan virus ransomware dan mengunggah kode sumbernya secara online. Ia dilaporkan mendapatkan akses ke lebih dari 100 komputer di Jepang. Walaupun begitu belum ada laporan dari korban yang telah menyerahkan sejumlah uang sebagai tebusan.

Kepada polisi, Takatsuki mengaku bahwa ia menciptakan ransomware di computer rumahnya hanya dalam hitungan hari. Tak hanya ingin mendapatkan uang dari korbannya, ia juga mengaku ingin menjadi terkenal dengan cara tersebut.

Ransomware tersebut ditemukan oleh Polisi Prefektur Kanagawa selama tugas ‘cybertrolling’ pada bulan Januari lalu. Ia kemudian berhasil menemukan rumah Takatsuki pada bulan April, dan menyita computer remaja itu sebagai barang bukti.

Takatsuki merupakan merupakan orang pertama dari negara tersebut yang ditangkap karena kejahatan cyber tersebut.

Ransomware adalah malware yang menginfeksi komputer, mengenkripsi file-file dan membuat file-file tersebut tidak dapat diakses. Korban akan diminta untuk menyerahkan sejumlah uang melalui bitcoin untuk menebus kunci enkripsi yang diperlukan untuk mengembalikan file-file di computer tersebut. (rt/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.