
Bom Peninggalan Perang Vietnam Meledak, 6 Orang Tewas
REINHA.com – Sebuah bom peninggalan masa perang meledak di provinsi Khanh Hoa pada hari Jumat, 18 Agustus 2017. Bom tersebut menghancurkan sebuah rumah dan membunuh 6 orang yang tinggal di dalamnya.
Insiden tersebut terjadi di daerah pegunungan yang dekat dengan kota To Hap. Petugas kepolisian melaporkan bahwa korban telah diidentifikasi sebagai anggota dari keluarga yang sama. Empat orang di antaranya merupakan anak kecil.
Menurut media lokal VN Express, salah satu penghuni rumah sebelumnya mengumpulkan bom peninggalan masa perang Vietnam dan menyimpannya di rumah. Ia mengira semua bom sudah tidak aktif dan ingin mengambil tempurungnya untuk dijual sebagai besi bekas. Ia tidak tahu jika ada bom yang masih aktif.
Lebih dari 40 tahun sejak perang Vietnam berakhir, negara tersebut masih diganggu dengan senjata dan bom peninggalan konflik.
Menurut Bombicen, agen afiliasi Kementerian Pertahanan Vietnam, ada sekitar 800.000 ton bahan peledak berupa ranjau dan bom mematikan yang digunakan dalam perang tetap tersembunyi di negara tersebut.
Sejumlah organisasi independen telah terlibat dalam membantu warga membersihkan desa-desa dari benda-benda sisa konflik, salah satunya Danish Demining Group.
Anggota Danish Demining Group telah berupaya membongkar bahan peledak di wilayah Quang Nam dan Duy Xuyen sejak tahun 2012. Organisasi ini menggambarkan Vietnam sebagai salah satu negara yang paling banyak diledakan bom di dunia. (rt/rsn-reinha)


