
189 Kasus Terorisme Terjadi Di Belgia Selama Tahun 2017
REINHA.com – Setiap bulan sejak awal tahun 2017, Jaksa Belgia telah membuka lebih dari 20 penyelidikan baru terhadap orang-orang yang dicurigai melakukan tindak pidana terorisme. Hingga saat ini total kasus terorisme di Belgia di tahun 2017 mencapai 189 kasus.
Angka tersebut sudah mendekati kasus serupa yang dibuka sepanjang tahun 2014, yang ditahun tersebut jumlahnya mencapai 195. Jumlah rata-rata kasus bulanan yang dibuka juga melebihi angka tahun lalu, yaitu sebanyak 22 kasus, menurut surat kabar Belgia De Tijd dan laporan L’Echo.
Media Belgia juga melaporkan bahwa fokus perhatian penyidik kini telah bergeser dari ekstremis yang meninggalkan Belgia untuk berperang bersama kelompok teroris di Timur Tengah, seperti pada tahun 2015, menjadi “radikal rumahan” yang tidak pernah pergi ke Suriah atau Irak, serta usia tersangka yang semakin muda.
Investigasi juga dibuka dalam kasus di mana warga Belgia menjadi korban serangan teroris di negara lain, seperti Spanyol, Turki atau Swedia. Pihak berwenang Belgia mengatakan bahwa risiko serangan teroris di negara tersebut tetap tinggi.
Semua petugas penegakan hukum dan keamanan Belgia sekarang bekerja, terutama mengenai terorisme, dan mengumpulkan sebanyak mungkin informasi tentang ancaman teroris yang mungkin terjadi.
Mereka menambahkan bahwa Kantor Kejaksaan Federal Belgia baru-baru ini diperkuat melalui peningkatan jumlah hakim dari 24 orang menjadi 32 orang, dan 12 orang di antaranya sekarang bekerja hanya untuk kasus-kasus yang terkait dengan terorisme.
Menurut laporan media, sejauh ini sebanyak 289 orang telah diadili atas pelanggaran terkait terorisme di Belgia sejak Januari 2015.
Belgia dilanda salah satu serangan teroris terburuk di Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Kasus terorisme semakin banyak terjadi sejak pada bulan Maret 2016 terjadi insiden bom bunuh diri di Bandara Brussels yang menewaskan 32 orang. (rt/rsn-reinha)


