Arkeolog Perancis Temukan Kota Kuno ‘Little Pompeii’

Arkeolog Perancis Temukan Kota Kuno ‘Little Pompeii’

REINHA.com – Tim arkeolog Perancis telah menemukan reruntuhan dari sebuah kota yang dikenal dengan julukan ‘Little Pompeii’ di Vienna, Perancis. Kota ini merupakan sebuah contoh dari majunya peradaban Romawi Kuno, namun ditinggalkan penduduknya setelah terjadi kebakaran besar di abad ke-3 Masehi.

Dalam sebuah wawancara dengan RT.com, arkeolog Benjamin Clement menjelaskan bagaimana timnya telah bekerja sejak April untuk melestarikan situs bersejarah, setelah ditemukan didekat pembangunan kompleks perumahan.

Beberapa tempat tinggal Romawi Kuno terletak di lokasi di kota Vienne, yang berada di sepanjang tepi sungai Rhone. Sejauh ini para periset telah menemukan mosaik mewah yang dibangun dari marmer yang bersumber dari Turki, Yunani dan Tunisia.

Menurut Clement, reruntuhan tersebut ditinggalkan setelah kebakaran pada abad ke-3 Masehi, membuat para arkeolog tidak hanya menemukan situs bersejarah tapi juga setumpuk harta karun.

“Ini adalah penemuan yang benar-benar menarik karena situs ini sangat terpelihara dengan baik dan kami telah menemukan begitu banyak hal yang berbeda. Ini seperti konsentrasi dari semua Kekaisaran Romawi di dalam satu situs kecil ini, “kata Clement.

Reruntuhan termasuk area perdagangan umum dan tempat tinggal. Perabotan, mata uang bahkan senjata legiun Romawi ditemukan tersebar di area seluas 7.000 meter persegi tersebut.

“Kami menemukan dua tempat umum yang luas. Yang pertama seperti pasar yang sangat besar, seperti mal Romawi, dan yang kedua mungkin bangunan besar untuk mengajarkan filsafat.
Di bagian lain situs kami menemukan dua rumah bangsawan.”

“Menariknya, lantai yang digunakan dalam ubin yang rumit berasal dari daerah protektorat kekaisaran, seperti Carthage, ribuan mil jauhnya. Mungkin ini pertama kalinya di Perancis bahwa kita benar-benar dapat memikirkan cara hidup kelas atas, menengah dan bawah [di Kekaisaran Romawi]”

“Mungkin yang terpenting adalah semua hiasan itu ada di marmer. Kedua rumah aristokrat itu berasal dari berbagai jenis marmer. Ini benar-benar menunjukkan kepada kita bagaimana organisasi komersial kekaisaran benar-benar fungsional dan koneksi [dengan daerah lain] sangat penting,” katanya.

Penggalian reruntuhan ‘Little Pompeii’ tersebut akan selesai pada bulan Desember tahun ini. (rt/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.