
Gempa Dahsyat Di Meksiko, Sedikitnya 61 Orang Tewas
REINHA.com – Gempa berkekuatan 8,1 skala richter menerjang Meksiko dan Guatemala pada hari Kamis, 7 September, pukul 23:50 malam waktu setempat. Sedikitnya 61 orang tewas dalam bencana alam tersebut dan lebih dari 200 orang menderita luka-luka.
Gempa tercatat di lepas pantai selatan Meksiko bersamaan dengan hujan lebat yang disebabkan oleh Badai Katia yang bergerak ke arah timur. Pusat gempa berada di Samudra Pasifik, sekitar 600 mil (1.000 kilometer) tenggara ibukota dan 74 mil (120 kilometer) di lepas pantai.
Banyaknya korban tewas dikarenakan gempa terjadi hampir tengah malam, ketika sebagian besar orang sedang tertidur. Sedikitnya 45 orang tewas di negara bagian Oaxaca, 10 orang lainnya di negara bagian Chiapas dan 3 lainnya tewas di Tabasco.
Presiden Enrique Peña Nieto mengatakan gempa tersebut dirasakan oleh sekitar 50 juta orang di seluruh negeri. Dan ini merupakan gempa terkuat yang dialami Meksiko dalam 100 tahun terakhir.
Peringatan darurat dikeluarkan oleh Pager System milik US Geological Survey (USGS) yang memprediksi kerugian ekonomi dan manusia setelah gempa bumi. “Jumlah korban yang lebih tinggi dan kerusakan yang lebih luas mungkin terjadi, dan bencana kemungkinan besar meluas” USGS melaporkan.
USGS juga melaporkan adanya beberapa kali gempa susulan, termasuk diantaranya sedikitnya 6 kali tremor berukuran di atas 5 skala richter. Gempa tersebut memiliki kedalaman 69,7 kilometer, dikatakan sangat dangkal sehingga getaran lebih intens.
Gempa diikuti dengan gelombang tsunami yang telah dikonfirmasi menerjang pantai Meksiko. Gelombang masuk setinggi 1 meter. Sebelumnya peringatan tsunami telah disebarkan dengan kemungkinan gelombang setinggi 1 meter melanda pantai Meksiko, Ekuador, Selandia Baru dan Vanuatu. (cnn/rsn-reinha)


