
3.000 Tentara Baru AS Diberangkatkan Ke Afghanistan
REINHA.com – Menteri Pertahanan Amerika Serikat, James Mattis, mengkonfirmasi bahwa lebih dari 3.000 tentara baru AS akan diberangkatkan ke Afghanistan. Ini merupakan bagian dari strategi baru Presiden Donald Trump untuk memenangkan perang yang telah berlangsung selama hampir 16 tahun.
“Kira-kira lebih dari 3.000 tentara dan sejujurnya saya belum menandatangani perintah terakhir saat ini karena kami melihat elemen kecil yang spesifik” ucap Mattis kepada wartawan pada Senin, 18 September.
Sebelumnya pada hari itu, Senator David Perdue (R-Georgia) mengatakan ada”lebih dari 3.500 tentara dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh Defense One.
“Terlalu lama, strategi Amerika di Afghanistan didorong oleh politik, yang menyebabkan kapten pasukan sewenang-wenang dan jadwal yang tidak masuk akal untuk penarikan tentara,” tulis Perdue, mencatat bahwa musuh menafsirkannya sebagai kurangnya tekad.
Perdue, yang mengunjungi Afghanistan pada bulan Juli, memuji Trump sebagai “Panglima tertinggi yang mendengarkan para pemimpin militernya dan mengerti bahwa kita memerlukan pendekatan yang lebih baik dan bijaksana di Afghanistan”
Trump mengumumkan strategi barunya pada akhir Agustus, dengan memberikan pembalasan “cepat dan ampuh” terhadap organisasi teroris yang mencari tempat yang aman di Afghanistan. Trump mengatakan bahwa kemenangan akan didasarkan pada “kondisi di lapangan.”
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, menggambarkan strategi baru tersebut sebagai “jalan buntu,” sementara Pakistan dan China mengkritik pendekatan Washington, mencatat bahwa tidak ada solusi militer untuk situasi di Afghanistan. (rt/rsn-reinha)


