
Pertama Kali Di Arab, Wanita Diizinkan Memasuki Stadion Olahraga
REINHA.com – Arab Saudi merayakan ulang tahun kerajaan yang ke 87 tahun dengan pertunjukkan musik, tarian rakyat, dan kembang api. Namun ada yang tidak biasa dalam perayaan tahun ini, yaitu ratusan wanita diizinkan memasuki ruang publik yang hanya diperuntukkan bagi kaum pria.
Ratusan wanita terlihat menghadiri perayaan yang digelar pada hari Sabtu, 23 September, di stadion King Fahd di Riyadh. Ini merupakan yang pertama dalam sejarah, karena wanita biasanya dilarang berada di ruang publik.
“Kami berharap ke depannya bahwa tidak akan ada batasan di pintu masuk stadion kami. Selama bertahun-tahun yang lalu saya berharap wanita akan diberi hak yang sama dengan laki-laki” ucap Um Abdulrahman, seorang wanita dari kota Tabuk, Afghanistan.
Meskipun wanita diharuskan duduk jauh dari pria lajang dan harus masuk melalui gerbang yang terpisah, tapi memang menandai perubahan dalam norma sosial yang terkenal keras di kerajaan Arab.
“Ini adalah pertama kalinya saya datang ke stadion dan saya merasa seperti seorang warga Saudi lainnya. Sekarang saya bisa pergi ke mana-mana di negara saya. Insya Allah, besok wanita akan diizinkan melakukan hal yang lebih besar dan lebih baik seperti mengemudi dan bepergian” kata Sultana, wanita berusia 25 tahun.
Untuk konteks, di bawah hukum Arab Saudi, perempuan tidak diperbolehkan menyetir dan harus meminta izin dari anggota keluarga laki-laki agar diizinkan melakukan perjalanan atau bahkan belajar.
Sekitar 1,5 juta orang Saudi diharapkan menghadiri perayaan ulang tahun nasional di 17 kota selama empat hari ke depan. “Kerajaan akan tetap menjadi benteng bagi orang-orang yang mencintai kebajikan, agama mereka dan negara mereka” tulis Raja Salman dalam akun Twitternya. (rt/rsn-reinha)


