
Pendiri Majalah Playboy Meninggal Di Usia 91 Tahun
REINHA.com – Pendiri majalah Playboy Hugh M. Hafner dikabarkan telah meninggal dunia pada hari Rabu, 27 September 2017, dalam usia 91 tahun. Keluarga mengumumkan kematian Hafner disebabkan oleh usia tua, bukan karena menderita penyakit tertentu.
Semasa hidupnya, Hefner tidak hanya dikenal karena kesuksesannya membangun dan mengelola majalah Playboy, tapi juga dikenal sebagai pria yang dermawan.
“Hefner adalah suara terdepan di balik beberapa gerakan sosial dan budaya paling penting di zaman kita dalam mengadvokasi kebebasan berbicara, hak-hak sipil dan kebebasan seksual,” menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh anaknya Cooper Hefner, chief creative officer di Playboy Enterprises .
“Dia mendefinisikan gaya hidup dan etos yang terletak di jantung merek Playboy, salah satu yang paling dikenal dan bertahan dalam sejarah” lanjutnya.
Lahir pada tahun 1926 di Chicago, Illinois, Hefner bekerja untuk sebuah surat kabar Angkatan Darat Amerika Serikat antara tahun 1944 dan 1946. Ia lulus dari Universitas Illinois di Urbana Champaign pada tahun 1949, dengan gelar sarjana seni dalam bidang psikologi dan minor ganda dalam penulisan dan seni kreatif.
Dia membiayai Playboy melalui hipotek, pinjaman pribadi, dan $ 8.000 dari 45 investor, termasuk ibunya. Edisi pertama, yang diterbitkan pada bulan Desember 1953, menampilkan foto kalender tahun 1949 yang menampilkan aktris Marilyn Monroe tanpa busana.
Playboy menjadi terkenal tidak hanya untuk wanita cantik yang ditampilkan di sampul dan liputan tengahnya, tapi juga untuk artikel dan wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat terkenal.
Titik tinggi majalah tersebut adalah pada tahun 1972, ketika edisi November terjual lebih dari tujuh juta kopi. Pada suatu waktu, satu dari empat pria Amerika berlangganan Playboy atau membelinya setiap bulannya, menurut sebuah profil tahun 2012 di New Yorker.
Setelah stroke pada pertengahan 1980-an, Hefner mendelegasikan sebagian besar operasi Playboy kepada Christie, putrinya dari pernikahan pertama. Ia menikah tiga kali, terakhir di tahun 2012 dengan wanita berusia 60 tahun lebih muda.
Pada bulan Maret 2016, Playboy mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi menampilkan foto bugil, namun keputusan tersebut dibatalkan dalam waktu satu tahun karena penurunan penjualan. (rt/rsn-reinha)


