
Game ‘Dirty Chinese Restaurant’ Mendapat Kecaman Keras
REINHA.com – Sebuah game mobile berjudul ‘Dirty Chinese Restaurant’ telah menimbulkan kecaman keras dari aktivis dan politisi di Kanada. Game tersebut dicap ‘rasis’ dan ‘merendahkan’ karena dalam permainan itu mengharuskan pemain memotong-motong kucing dan anjing untuk dijadikan menu santapan.
Game tersebut merupakan produk dari Big-O-Tree Games yang berbasis di Toronto, Ontario, Kanada. Game menampilkan suasana restoran China yang menyajikan menu dari daging kucing dan anjing. Pemain akan mengejar hewan-hewan tersebut, kemudian membunuhnya dan diproses menjadi makanan. Dalam permainan, pemain juga diharuskan menghindari petugas imigrasi.
Game tersebut mendapat kecaman keras dari politisi di Amerika Serikat dan Kanada. Anggota Kongres New York Grace Meng mendesak raksasa teknologi Google, Apple dan Android untuk tidak membawanya pada platform mereka.
“Saya berharap bisa mengatakan bahwa saya terkejut bahwa ada video game baru yang akan segera dirilis disebut ‘Dirty Chinese Restaurant’. Permainan ini menggunakan setiap stereotip negatif dan merendahkan yang pernah saya temui sebagai orang Amerika China” ucap Meng.
Perdana Menteri Ontario Kathleen Wynne mengatakan “jenis rasisme ini tidak memiliki tempat di Ontario”, sementara permainan tersebut juga dikecam oleh Walikota kota Markham, di mana kantor pusat Big-O-Tree Games berdomisili.
Perusahaan menanggapi dengan mengatakan bahwa permainan itu sama sekali tidak dimaksudkan untuk menjadi representasi budaya China yang akurat. Melainkan hanya mengedepankan unsur satire dan komedi. (rt/rsn-reinha)


