Arab Saudi Buka Sekolah Mengemudi Pertama Untuk Wanita

Arab Saudi Buka Sekolah Mengemudi Pertama Untuk Wanita

REINHA.com – Beberapa hari setelah Raja Arab Saudi, Raja Salman, mengeluarkan dekrit kerajaan yang mengizinkan wanita mengemudikan mobil, sebuah universitas di Riyadh mengumumkan bahwa mereka akan segera membuka sekolah mengemudi untuk wanita.

Universitas Princess Nourah, sebuah perguruan tinggi wanita di ibu kota Arab Saudi, mengumumkan rencananya pada hari Sabtu, 30 September 2017. Sekolah mengemudi ini akan menjadi sekolah mengemudi pertama untuk wanita di Arab Saudi.

“Universitas Princess Nourah sedang mempersiapkan diri untuk mendirikan sebuah sekolah mengemudi yang bekerja sama dengan pihak berwenang terkait. Ini adalah pengumuman pertama setelah dekrit yang dikeluarkan oleh Raja Salman untuk mengizinkan wanita mengemudi” menurut pernyataan universitas tersebut.

Sebelumnya, pada hari Selasa, 26 September 2017, Raja Salman telah mewujudkan harapan dari jutaan wanita di negara tersebut untuk bisa berada di belakang kemudi kendaraan bermotor.

(Baca juga: Pertama Kali Di Arab, Wanita Diizinkan Memasuki Stadion Olahraga)

Keputusan penguasa Arab Saudi ini mengubah sejarah dan status negara yang sebelumnya merupakan satu-satunya negara di dunia yang melarang wanita mengemudi.

Sebagian masyarakat Arab Saudi tampaknya masih menolak perubahan tersebut. Pada hari Jumat, 29 September 2017, seorang pria ditangkap karena diduga mengancam perempuan yang mengemudi di jalan.

“Saya bersumpah kepada Tuhan, setiap wanita yang mengendarai mobil, saya akan membakarnya dan membakar mobilnya” ancam pria itu.

Pada tanggal 22 September, hanya dua hari sebelum keputusan tersebut, seorang ulama Arab Saudi mengklaim bahwa wanita tidak pantas mengendarai mobil karena mereka hanya memiliki ‘seperempat dari otak laki-laki’.

Komentar ulama tersebut memicu gelombang kemarahan publik. Ulama tersebut kemudian dilarang melakukan tugas keagamaannya karena komentarnya yang keterlaluan. (rt/rsn-reinha)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.